Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Tuesday, 3 Jumadil Akhir 1441 / 28 January 2020

Trump Tiba di Inggris untuk Kunjungan Kenegaraan

Senin 03 Jun 2019 15:12 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Friska Yolanda

Bendera Inggris dan Amerika Serikat dipajang beriringan di sepanjang jalan menuju Buckingham Palace. Hal ini menandai kunjungan kerja Presiden AS Donald Trump ke Inggris, 3-5 Juni 2019

Bendera Inggris dan Amerika Serikat dipajang beriringan di sepanjang jalan menuju Buckingham Palace. Hal ini menandai kunjungan kerja Presiden AS Donald Trump ke Inggris, 3-5 Juni 2019

Foto: David Mirzoeff/PA via AP
Kunjungan Trump juga mengingatkan Inggris untuk berhati-hati terhadap Huawei.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump tiba di Inggris untuk kunjungan kenegaraan, Senin (3/6). Ia sebelumnya telah ikut mengomentari perihal keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE) atau Brexit, dan meminta negara tersebut juga berhati-hati dalam penggunaan raksasa teknologi Cina Huawei.

Baca Juga

"Jadi kita akan pergi ke Inggris, saya pikir itu akan sangat penting, ada banyak hal yang terjadi di Inggris, dan saya yakin itu akan berhasil dengan baik bagi mereka," kata Trump kepada wartawan sebelum berangkat.

photo
Presiden AS Donald Trump dan Ratu Elizabeth berjalan beriringan di Kastil Windsor, Inggris pada 13 Juli 2018. Dalam kunjungan tiga hari ke Inggris tahun ini, Trump akan menjumpai kembali Ratu Elisabeth.

Trump mengatakan ada peluang kerja sama perdagangan yang cukup besar antara AS dan Inggris. "Seperti yang Anda tahu mereka ingin melakukan perdagangan dengan Amerika Serikat, dan saya pikir ada peluang untuk kesepakatan perdagangan yang sangat besar di beberapa titik dalam waktu dekat. Dan kita akan lihat bagaimana hasilnya," ucap Trump.

Trump dan istrinya, Melania, akan disuguhi kemewahan dari kerajaan Inggris selama kunjungan tiga hari, mulai 3 Juni. Ia juga akan makan siang dengan Ratu Elizabeth, minum teh bersama Pangeran Charles, perjamuan di Istana Buckingham, dan tur ke Westminster Abbey.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA