Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Friday, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Sekretaris Menteri Ekonomi Malaysia Lapor Polisi Soal Video

Jumat 14 Jun 2019 05:37 WIB

Red: Ani Nursalikah

Menteri Perekonomian Malaysia Datuk Seri Azmin Ali yang terseret dalam dugaan video mesum sesama jenis.

Menteri Perekonomian Malaysia Datuk Seri Azmin Ali yang terseret dalam dugaan video mesum sesama jenis.

Foto: Bernama
Video intim sesama jenis yang diduga menteri menjadi pembicaraan di Malaysia.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Sekretaris Politik Menteri Perekonomian Malaysia Muhammad Hilman membuat laporan ke Kantor Polisi Putrajaya terkait dengan peredaran video porno yang menurutnya memfitnah Menteri Perekonomian Datuk Seri Azmin Ali, Kamis (13/6).

Selain membuat laporan ke polisi, Hilman juga membuat laporan qazaf, yakni tuduhan seseorang yang melakukan zina ke Jawatan Agama Islam Wilayah Persekutuan (JAWI) di Putrajaya. "Pagi ini saya hadir di IPD (Markas Polisi Daerah) Putrajaya pukul 11.30 pagi dan diikuti oleh kehadiran saya di JAWI untuk mengajukan laporan polisi dan laporan qazaf selaku Sekretaris Politik Menteri Perekonomian Malaysia," katanya dalam jumpa pers di JAWI.

Hilman melaporkan tuduhan palsu dan fitnah jahat yang dilakukan terhadap Menteri Perekonomian Azmin Ali. "Saya telah mengirimkan laporan saya ke polisi dan polisi juga telah merekam percakapan saya sebagai saksi oleh polisi. Kami akan memberikan kerja sama yang terbuka kepada polisi dan JAWI atas segala penyelidikan yang akan dilakukan," katanya.

Ia yakin kejadian ini merupakan tuduhan palsu dan fitnah jahat untuk merusak reputasi dan nama baik serta merupakan konspirasi jahat untuk menghentikan Datuk Seri Azmin Ali dalam politik dan keberhasilan Kementerian Perekonomian. "Laporan qazaf dilakukan untuk menjaga reputasi dan nama baik Datuk Seri Azmin Ali," katanya.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA