Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

20 Ribu Tanda Tangan di Sheffield Dukung Akui Palestina

Kamis 18 Jul 2019 19:10 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Suasana Kota Yerusalem.

Suasana Kota Yerusalem.

Foto: Picryl
Warga Kota Sheffield Inggris nyatakan dukungan terhadap Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, SHEFFIELD — Kota Sheffield di Inggris pada Rabu (17/7) mengakui Palestina sebagai negara berdaulat dan mengibarkan bendera Palestina di luar balai kotanya.

Baca Juga

Tindakan itu dilakukan setelah Sheffield Labor Friends of Palestine mengumpulkan hampir 20 ribu tandatangan mengenai petisi yang menyeru Dewan Kota agar mengakui Negara Palestina.

Labor Friends of Palestine, yang mendukung tindakan tersebut, mengatakan organisasi itu akan menyerahkan keputusannya kepada Parlemen Inggris untuk membahasnya pada September, kata Kantor Berita Palestina, WAFA, yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis (18/7).

Duta Besar Palestina untuk Inggris, Hussam Zomlot, menyambut baik tindakan tersebut dan memuji Sheffield Labor Friends of Palestine atas upaya mereka agar kota mereka mengakui negara Palestina dan mengibarkan benderanya.

Dia mengatakan, dukungan itu bukan hanya simbolis, tapi lebih merupakan langkah ke arah pengakuan Inggris atas Palestina. Langkah tersebut sudah lama terlewat dan kewajiban buat Inggris, memainkan peran besar dalam menggolkan pengakuan tersebut.

Apalagi Inggris terlibat dalam tragedi rakyat Palestina dengan Deklarasi Balfour 1917, yang memiliki reputasi negatif, yang menjanjikan tanah air buat orang Yahudi di Palestina dengan sepenuhnya tidak mempedulikan penduduk asli Palestina.

"Waktu bagi pengakuan sudah lama lewat. Negara Palestina sudah diakul oleh 138 negara lain," kata Julian Pearn dari Sheffield Labor Friends of Palestine dua pekan lalu dalam satu pawai di luar Balai Kota Sheffield.

"Kami percaya pengakuan masyarakat buat negara Palestina oleh Dewan Kota akan menjadi pernyataan solidaritas berpengaruh yang kuat yang kami harap akan diikuti oleh dewan lain."

 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA