Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Sunday, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 December 2019

Maria Exposto Tiba di Sydney Setelah Bebas Hukuman Mati di Malaysia

Jumat 29 Nov 2019 13:21 WIB

Rep: Kevin Nguyen/ Red:

Maria Exposto Tiba di Sydney Setelah Bebas Hukuman Mati di Malaysia

Maria Exposto Tiba di Sydney Setelah Bebas Hukuman Mati di Malaysia

Maria Exposto dibebaskan dari hukuman mati di Malaysia

Seorang perempuan asal Australia Maria Exposto yang dibebaskan dari hukuman mati di Malaysia telah tiba kembali di Sydney setelah lima tahun berada dalam tahanan di Kuala Lumpur.

Setibanya di Bandara Sydney hari Jumat (29/11/2019), Exposto kepada pers mengatakan agar tidak mudah percaya dengan siapapun juga.

Wanita asal Cabramatta tersebut ditangkap di tahun 2014 di Bandara Kuala Lumpur dengan bawaan satu kilogram narkoba jenis sabu-sabu.

Dia mengatakan bahwa dia ditipu oleh jaringan perdagangan narkoba internasional yang berpura-pura menjadi kapten tentara Amerika Serikat.

Exposto mengatakan senang bisa kembali ke Australia dan berharap apa yang sudah dialaminya bisa menjadi contoh bagi orang lain untuk tidak mengalami hal yang sama.

"Saya ingin mengatakan kepada anak-anak muda, jangan percaya dengan siapa saja, jangan membantu siapa saja." katanya.

"Saya sudah kapok dengan apa yang saya alami." lanjutnya.

Tahun lalu, hakim di Kuala Lumpur memutuskan bahwa Exposto harus dijatuhi hukuman mati dengan digantung.

Namun Pengadilan Federal Malaysia hari Selasa membatakan keputusan tersebut karena banding.

Di pengadilan tingkat pertama Exposto sebenarnya dibebaskan, namun kemudian jaksa penuntut mengajukan banding.

Pengacaranya Muhammad Shafee Abdullah mengatakan hakim yang menjatuhkan hukuman bersalah gagal melihat bahwa kliennya adalah korban penipuan.

Exposto mengatakan sebelum meninggalkan bandara bahwa dia akan mengunjungik makam ibunya.

Dia juga mengatakan akan berusaha kembali hidup normal seperti sebelum dia meninggalkan Australia.

"Saya akan tidur sepeerti malaikat, seperti bayi." katanya.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA