Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Senin, 23 Jumadil Akhir 1441 / 17 Februari 2020

Iran Minta Kecelakaan Pesawat Ukraina tak Dipolitisasi

Jumat 17 Jan 2020 19:37 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Christiyaningsih

Warga berkerumun di antara puing pesawat Ukraina yang jatuh di Shahedshahr, barat daya ibu kota Teheran, Iran, Rabu (8/1). Iran minta kecelakaan pesawat Ukraine International Airlines tak dipolitisasi.

Warga berkerumun di antara puing pesawat Ukraina yang jatuh di Shahedshahr, barat daya ibu kota Teheran, Iran, Rabu (8/1). Iran minta kecelakaan pesawat Ukraine International Airlines tak dipolitisasi.

Foto: AP Photo/Ebrahim Noroozi
Iran minta kecelakaan pesawat Ukraine International Airlines tak dipolitisasi

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pemerintah Iran meminta semua negara yang warganya meninggal dalam kecelakaan pesawat Ukraine International Airlines tak mempolitisasi kejadian tersebut. Iran menyatakan telah bekerja semampunya menangani kasus itu.

"Kami meminta semua pihak untuk tidak membuat masalah manusia, khususnya kecelakaan tragis ini, menjadi alasan untuk gerakan politik," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi pada Jumat (17/1).

Dia pun menyoroti Kanada yang meminta akses konsuler terkait kecelakaan tersebut. Menurut Mousavi, hal itu aneh karena hampir semua korban kecelakaan telah diidentifikasi.

Pekan lalu, lima negara yang warganya tewas dalam kecelakaan Ukraine International Airlines yakni Swedia, Kanada, Ukraina, Swedia, dan Inggris meminta Iran membayar kompensasi kepada keluarga para korban. Kelima negara pun mendesak Iran melakukan penyelidikan internasional yang menyeluruh, independen, dan transparan.

Pesawat Ukraine International Airlines jatuh pada 8 Januari lalu. Insiden itu terjadi tak lama setelah pesawat lepas landas dari bandara Imam Khomeini di Teheran, Iran. Awalnya pesawat diduga mengalami masalah teknis. Namun akhirnya diketahui bahwa ia tertembak misil Iran.

Kepala Divisi Kedirgantaraan Garda Revolusi Iran Amir Ali Hajizadeh telah mengatakan unitnya bertanggung jawab penuh atas penembakan pesawat tersebut. Pesawat Ukraine International Airlines memang jatuh tak lama setelah Iran meluncurkan puluhan misil ke basis militer Amerika Serikat (AS) di pangkalan udara Ain al-Asad, Irak. Serangan itu merupakan balasan Iran terhadap AS atas dibunuhnya Komandan Pasukan Quds Mayor Jenderal Qasem Soleimani.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA