Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Friday, 4 Rajab 1441 / 28 February 2020

Biaya Renovasi Big Ben Membengkak

Kamis 13 Feb 2020 14:37 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Christiyaningsih

Biaya memperbaiki Menara Elizabeth yang dahulu dikenal dengan Big Ben membengkak. Ilustrasi.

Biaya memperbaiki Menara Elizabeth yang dahulu dikenal dengan Big Ben membengkak. Ilustrasi.

Biaya memperbaiki Menara Elizabeth yang dahulu dikenal dengan Big Ben membengkak

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Biaya untuk memperbaiki Menara Elizabeth atau yang dahulu dikenal dengan Big Ben meningkat sebesar 18,6 juta Poundsterling. Menara Elizabeth direnovasi setelah ditemukan kerusakan akibat bom perang kedua dan masalah polusi.

Renovasi Menara Elizabeth telah dimulai pada 2017 dan dijadwalkan rampung pada akhir tahun depan. House of Commons dan House of Lords telah mendapatkan informasi bahwa untuk mengembalikan kemegahan Menara Elizabeth dibutuhkan biaya yang lebih besar yakni dari 61,1 juta Poundsterling menjadi 79,7 juta Poundsterling. Direktur Jenderal House of Commons, Ian Ailles, mengatakan renovasi Menara Elizabeth lebih kompleks daripada yang diperkirakan.

"Di samping masalah lain, seperti dampak dari metode konservasi yang sering tidak tepat yang digunakan oleh para pendahulu kita, tingkat polusi yang korosif di atmosfer dan penemuan asbes di tempat-tempat yang tak terduga, kita baru dapat sepenuhnya memahami sekarang bahwa investasi penuh diperlukan untuk proyek ini," ujar Ailles dilansir Guardian.

Kerusakan yang ditimbulkan oleh pengeboman Jerman selama perang dunia kedua lebih luas daripada yang dipikirkan sebelumnya. Meskipun menara selamat dari pemboman, atap dan kenopnya rusak dalam serangan udara pada Mei 1941 yang menghancurkan ruang utama House of Commons.

House of Commons dan House of Lords telah mendapatkan informasi bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan yang lebih detail, ditemukan kerusakan pada ratusan ukiran di menara tersebut. Kerusakan juga terjadi pada asbes tempat lonceng bergantung, penggunaan cat timbal yang beracun, dan pecahan kaca pada jam di menara tersebut.

Pada 2017, proyek renovasi dimulai dengan melibatkan ratusan pekerja spesialis dari seluruh Inggris. Pengerjaan proyek ini seluruhnya menggunakan metode tradisional mulai dari pekerjaan tukang batu, penyepuhan, pemotongan kaca, dan horologi.

Jika disetujui, House akan menggelontorkan anggaran baru sebesar 79,7 juta poundsterling untuk menyelesaikan proyek renovasi itu. Seorang juru bicara House of Commons mengaku kecewa karena biaya yang dibutuhkan untuk renovasi meningkat.

Baca Juga

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA