Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Kodok Berkaki Lima Ini Diamputasi Agar Tetap Bisa Memiliki Hidup yang Normal

Senin 24 Feb 2020 15:47 WIB

Rep: Nathalie Fernbach/ Red:

.

.

Tidak disebutkan berapa biaya yang dihabiskan untuk mengamputasi kaki kodok tersebut.

Karena hidupnya terganggu dengan memiliki lima kaki, seekor kodok di Australia akhirnya menjalani amputasi kaki. Ia kini sudah dilepas kembali ke alam liar.

  • Kelompok lingkungan Frog Safe mengatakan jarang melihat ada kodok berkali lima, kecuali kodok bangkong
  • Kodok hijau telah dibawa ke Cairns untuk diamputasi salah satu kakinya agar bisa bertahan hidup
  • Setelah proses penyembuhan selama tiga minggu, kodok itu akan dilepaskan di kawasan Mackay

 

Deborah Pergoloti, seorang perempuan yang tinggal di negara bagian Queensland dan sudah aktif di yayasan bernama 'Frog Safe' selama 21 tahun terakhir.

Ia berusaha untuk menjaga dan melindungi populasi kodok.

Namun selama ini, Deborah belum pernah melihat kodok berkaki lima.

"Kakinya tumbuh dari bagian tengah dadanya," kata Deborah.

"Saya pernah melihat kodok lain jenis seperti ini di Queensland Tenggara, namun baru pertama kali melihat kodok yang kakinya ada lima."

Kodok ini ditemukan di kebun belakang sebuah rumah di Mackay, sekitar 950 km dari kota Brisbane.

Ia kemudian dibawa ke dokter hewan di Cairns, agar kelebihan kakinya diamputasi.

Kaki kelima kodok masih digunakan, namun karena letaknya, maka dapat menghalangi gerakan kodok untuk bisa lebih leluasa.

"Itulah sebabnya kami kami melakukan operasi amputasi untuk menghilangkan kaki kelima tersebut," kata Deborah.

"Tampaknya menyusahkan bagi kodok tersebut untuk mencari makan."

 

Kodok hijau ini sebenarnya bukanlah jenis yang langka di kawasan Queensland, namun menurut Deborah jumlahnya sudah menurun dalam dua puluh tahun terakhir.

Itulah yang menjadi alasan mengapa yayasan 'Frog Safe' memutuskan untuk melakukan amputasi.

"Setiap kodok yang berhasil kita selamatkan akan menjadi kodok yang bisa berkembang biak dan melanjutkan spesies mereka," katanya.

Amputasi kaki yang dilakukan pada kodok memang kadang dilakukan, tapi Deborah mengatakan karena tubuh kodok yang kecil, pembiusan kadang bisa membuatnya mati.

Operasi terhadap kodok tersebut sudah dilakukan, dan sekarang sudah dikembalikan ke kantor 'Frog Saf di Mission Beach di Mackay, untuk menjalani proses penyembuhan selama dua minggu sebelum kemudian dilepas ke alam liar.

Tidak disebutkan berapa biaya yang dihabiskan untuk mengamputasi kaki kodok tersebut.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA