Jumat 05 Nov 2021 00:28 WIB

El Salvador Negara Paling tak Aman Bagi Perempuan

El Salvador negara paling tidak aman bagi perempuan di Amerika Latin dan Karibia

Rep: Lintar Satria/ Red: Christiyaningsih
El Salvador disebut sebagai negara paling tidak aman bagi perempuan di Amerika Latin dan Karibia. Ilustrasi.
Foto: AP/Andre Penner
El Salvador disebut sebagai negara paling tidak aman bagi perempuan di Amerika Latin dan Karibia. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SAN SALVADOR -- Organisasi pemantau hak asasi manusia menetapkan El Salvador sebagai negara paling tidak aman bagi perempuan di Amerika Latin dan Karibia. Penetapan ini dicantumkan dalam laporan yang dipublikasikan pada Rabu (3/11).

Dalam laporannya, Komisi Hak Asasi Manusia Antar-Amerika (IACHR) mengatakan 'sangat prihatin' dengan El Salvador. Mereka meminta pemerintah negara itu memperkuat perlindungan bagi perempuan yang menjadi korban kekerasan.

Baca Juga

Berdasarkan data pemerintah tahun ini, ada sekitar 97 perempuan yang menjadi korban pembunuhan. Tahun lalu terjadi 130 pembunuhan pada perempuan di negara berpopulasi 6,7 juta jiwa itu.

Komisi PBB untuk Ekonomi Amerika Latin dan Karibia, United Nations Economic Commission for Latin America and the Caribbean (ECLCAC), menyebut angka pembunuhan terhadap perempuan El Salvador tertinggi di Amerika Latin. Angka pembunuhan perempuan di El Salvador mencapai 3,3 per 100 ribu orang.

Dalam laporannya, IACHR mengatakan pemerintah El Salvador harus membentuk anggaran reparasi bagi perempuan yang menjadi korban pembunuhan. Komisi juga prihatin dengan kebijakan El Salvador yang mengkriminalisasi aborsi. Di negara itu, aborsi ilegal meski dalam kasus pemerkosaan atau nyawa perempuan dalam bahaya.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement