Jumat 18 Mar 2022 09:06 WIB

Jerman: NATO tak akan Lakukan Intervensi Militer di Ukraina

Jerman janjikan lebih banyak bantuan militer tapi tak akan intervensi militer NATO

Jerman menolak intervensi langsung NATO untuk menghentikan agresi Rusia
Jerman menolak intervensi langsung NATO untuk menghentikan agresi Rusia

REPUBLIKA.CO.ID., BERLIN -- Jerman pada Kamis (17/3/2022) menjanjikan bantuan militer tambahan ke Ukraina, tetapi menolak intervensi langsung NATO untuk menghentikan agresi Rusia.

Berbicara pada konferensi pers bersama Sekertaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg di Berlin, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengatakan, mereka ingin menemukan solusi diplomatik untuk konflik tersebut, dan akan tetap dalam solidaritas dengan rakyat Ukraina.

Baca Juga

“Kami memberikan dukungan keuangan, bantuan kemanusiaan, dan juga peralatan militer. Jerman memberikan kontribusinya di sini, dan kami akan terus melakukannya,” ujar dia.

Namun dia menolak seruan untuk keterlibatan NATO di lapangan, dengan mengirim pasukan penjaga perdamaian atau mendirikan zona larangan terbang, seperti yang disarankan oleh beberapa politisi.

“Saya ingin menegaskan dan mengatakan NATO tidak akan campur tangan secara militer dalam perang ini,” tekan dia.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan, negara-negara sekutu akan terus membantu pertahanan diri Ukraina, tetapi tidak akan mengambil langkah-langkah yang dapat memicu konflik yang lebih luas.

“NATO memiliki tanggung jawab untuk mencegah konflik ini meningkat lebih lanjut. Itu akan lebih berbahaya, dan menyebabkan lebih banyak penderitaan, kematian, dan kehancuran,” ungkap dia.

Stoltenberg meminta Kremlin segera menghentikan operasi militernya dan kembali ke meja perundingan. “Ini perang Presiden Putin. Dia harus menghentikan perang, menarik pasukannya dan terlibat dalam diplomasi, dengan itikad baik,” pungkas kepala NATO.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/jerman-nato-tak-akan-lakukan-intervensi-militer-di-ukraina/2538871
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement