Selasa 02 Aug 2022 10:24 WIB

Lopez Obrador Ambil Lahan untuk Proyek Kereta Nasional

Sekitar 1.500 kilometer garis lahan sudah dalam pembangunan

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengambil alih 1.09 juta meter persegi untuk pembangunan rel kereta Mayan Train di semenanjung Yucatan
Foto: AP Photo/Moises Castillo
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengambil alih 1.09 juta meter persegi untuk pembangunan rel kereta Mayan Train di semenanjung Yucatan

REPUBLIKA.CO.ID, MEXICO CITY -- Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengambil alih 1.09 juta meter persegi untuk pembangunan rel kereta Mayan Train di semenanjung Yucatan. Hal ini diumumkan melalui buletin rutin pemerintah, Selasa (2/8/2022).

Sekitar 1.500 kilometer garis lahan sudah dalam pembangunan yang bertujuan untuk disambung ke zona wisata. Pada akhir Juli lalu Lopez Obrador menetapkan pembangunan ini sebagai isu keamanan nasional karena beberapa perintah hukum yang tertunda dapat mengaburkan masa depannya.

Dalam pengumuman ini disebutkan Kementerian Agraria, Teritori dan Pembangunan Kota akan memberikan kompensasi pada pemilik lahan. Sesuai dengan penilaian dari Institut Administrasi dan Penilaian Aset Nasional.

Berdasarkan pengumuman di buletin, pemerintah mengatakan langkah ini didukung konstitusi. Menurut pemerintahan Lopez Obrador konstitusi mengizinkan pemerintah mengambil alih lahan dan menegaskan prioritas rel kereta untuk pembangunan nasional.

Presiden Meksiko menegaskan proyek miliar dolar itu akan selesai akhir tahun depan. Ia juga memperkuat kontrol pada operasi pembangunan dengan mengirimkan kontrak pembangunan gedung perusahaan energi negara Grupo Mexico ke menteri pertahanan.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement