Selasa 09 Aug 2022 14:44 WIB

Taiwan: China Gunakan Kunjungan Pelosi Sebagai Alasan Latihan Militer

Latihan militer China di sekitar Taiwan merupakan pelanggaran hukum internasional.

Rep: Lintar Satria/ Red: Friska Yolandha
Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua, pesawat Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) melakukan latihan tempur bersama di sekitar Pulau Taiwan pada Minggu, 7 Agustus 2022. China mengatakan Senin bahwa pihaknya memperpanjang ancaman. latihan militer di sekitar Taiwan yang telah mengganggu pelayaran dan lalu lintas udara dan secara substansial meningkatkan kekhawatiran tentang potensi konflik di kawasan yang penting bagi perdagangan global.
Foto: Li Bingyu/Xinhua via AP
Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua, pesawat Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) melakukan latihan tempur bersama di sekitar Pulau Taiwan pada Minggu, 7 Agustus 2022. China mengatakan Senin bahwa pihaknya memperpanjang ancaman. latihan militer di sekitar Taiwan yang telah mengganggu pelayaran dan lalu lintas udara dan secara substansial meningkatkan kekhawatiran tentang potensi konflik di kawasan yang penting bagi perdagangan global.

REPUBLIKA.CO.ID, TAIPEI -- Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengatakan China menggunakan kunjungan ketua House of Representative Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan sebagai alasan untuk latihan militer dan perang. Pelosi pejabat tertinggi AS yang berkunjung ke Taiwan dalam 25 tahun terakhir.

Beijing geram dengan kunjungan tersebut dan meresponsnya dengan menggelar latihan militer di sekeliling Taiwan. Wu mengatakan China tidak mampu menyiapkan drone, serangan siber dan operasi penyebaran informasi palsu dalam waktu singkat.

Baca Juga

Pada Selasa (9/8/2022) ia mengatakan cara terbaik dalam menghadapi rezim yang mencoba mengintimidasi Taiwan adalah dengan menunjukkan pulau yang dikelola demokratis itu tidak terintimidasi. China mengklaim Taiwan bagian dari wilayahnya.

Namun pemimpin Taiwan hanya warga pulau yang dapat memutuskan masa depan mereka. Wu juga mengatakan latihan militer China di sekitar Taiwan merupakan pelanggaran hukum internasional dan menghalangi jalur kapal paling sibuk di dunia.

Sebelumnya dilaporkan militer China melanjutkan latihan di laut dan udara sekitar Taiwan. Pengumuman ini disampaikan satu hari setelah latihan terbesar di sekitar pulau itu dijadwalkan berakhir.

Latihan yang dimulai pekan lalu itu digelar sebagai protes atas kunjungan Pelosi. Komando Teater Timur China mengatakan akan menggelar latihan gabungan yang fokus pada operasi anti-kapal selam dan serangan laut.

Pengumuman ini mengkonfirmasi kekhawatiran pengamat keamanan dan diplomat bahwa Beijing akan melanjutkan tekanannya pada pertahanan Taiwan. Kunjungan Pelosi membuat Cina yang mengklaim Taiwan bagian dari wilayahnya geram.

Beijing merespon kunjungan tersebut dengan meluncurkan rudal balistik di Taiwan untuk pertama kalinya. China juga memutuskan sejumlah saluran dialog dengan Washington.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement