Ahad 21 Aug 2022 16:16 WIB

Turis dari Italia Jadi Kasus Pertama Cacar Monyet di Kuba

Seorang turis yang tiba dari Italia di Kuba terkonfirmasi cacar monyet.

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Reiny Dwinanda
Seorang dokter menunjukkan luka di tangan pasien yang disebabkan oleh cacar monyet di rumah sakit Arzobispo Loayza di Lima, Peru, Selasa, 16 Agustus 2022. Kuba juga telah mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet dari turis yang datang dari Italia
Foto: AP Photo/Martin Mejia
Seorang dokter menunjukkan luka di tangan pasien yang disebabkan oleh cacar monyet di rumah sakit Arzobispo Loayza di Lima, Peru, Selasa, 16 Agustus 2022. Kuba juga telah mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet dari turis yang datang dari Italia

REPUBLIKA.CO.ID, HAVANA -- Kuba mengonfirmasi kasus cacar monyet pertama pada Sabtu (20/8/2022) malam waktu setempat. Kementerian Kesehatan Masyarakat Kuba mendeteksi virus pada seorang turis yang tiba dari Italia pekan ini.

"Pria Italia tersebut tinggal di rumah sewa dan melakukan perjalanan ke berbagai tujuan di provinsi barat negara kepulauan Karibia itu sebelum jatuh sakit," kata Kementerian dalam sebuah pernyataan singkat.

Baca Juga

Pasien itu ke rumah sakit pada Kamis lalu setelah menunjukkan gejala. Di samping itu, ia mengembangkan lesi di kulitnya.

Pria tersebut kemudian mengalami serangan jantung, namun telah pulih. Organisasi Kesehatan (WHO) Dunia telah menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.

Sebanyak 40 ribu kasus cacar monyet telah terkonfirmasi, termasuk beberapa kematian, di lebih dari 80 negara di mana virus tersebut tidak endemik. Indonesia juga telah mengonfirmasi satu kasus cacar monyet dari pria yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement