Selasa 30 Aug 2022 23:10 WIB

China Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Pakistan

Banjir di Pakistan telah berdampak ke puluhan juta orang,

Pengungsi membawa barang-barang setelah mereka menyelamatkan barang-barang yang dapat digunakan dari rumah mereka yang dilanda banjir saat mereka menyeberangi daerah banjir di Jaffarabad, sebuah distrik di provinsi Baluchistan barat daya Pakistan, Sabtu, 27 Agustus 2022. Para pejabat mengatakan banjir bandang dipicu oleh hujan monsun lebat di sebagian besar Pakistan telah menewaskan hampir 1.000 orang dan membuat ribuan lainnya mengungsi sejak pertengahan Juni.
Foto: AP/Zahid Hussain
Pengungsi membawa barang-barang setelah mereka menyelamatkan barang-barang yang dapat digunakan dari rumah mereka yang dilanda banjir saat mereka menyeberangi daerah banjir di Jaffarabad, sebuah distrik di provinsi Baluchistan barat daya Pakistan, Sabtu, 27 Agustus 2022. Para pejabat mengatakan banjir bandang dipicu oleh hujan monsun lebat di sebagian besar Pakistan telah menewaskan hampir 1.000 orang dan membuat ribuan lainnya mengungsi sejak pertengahan Juni.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING  -- Militer China pada Selasa mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana banjir bandang di Pakistan. Banjir di Pakistan telah berdampak ke puluhan juta orang.

"Bantuan yang dikirimkan pada pagi hari ini diperkirakan tiba di Bandara Karachi pada sore ini pukul 16.00 waktu Beijing (15.00 WIB)," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian di Beijing.

Baca Juga

Ia menyebutkan di antara bantuan yang diangkut pesawat militer China itu adalah 3.000 unit tenda untuk menampung para pengungsi.

Zhao menambahkan bahwa Presiden China Xi Jinping telah mengirimkan pesan bela sungkawa kepada para korban bencana melalui Presiden Pakistan Arif Alvi.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Perdana Menteri China Li Keqiang kepada Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Menlu China Wang Yi kepada Menlu Pakistan Bilawal Bhutto Zardari. "Sebagai mitra kerja sama strategis di segala situasi dan sahabat yang terjalin tali baja, China dan Pakistan telah lama bahu-membahu dalam menghadapi bencana alam dan tantangan besar lainnya," kata Zhao.

China sejak awal terjadinya banjir di Pakistan telah memberikan bantuan. Beijing, menurut Zhao, akan terus memberikan bantuan yang dibutuhkan warga Pakistan.

"Kami yakin melalui upaya bersama pemerintah dan rakyat Pakistan, masyarakat yang terkena dampak bencana bisa mengatasi kesulitan ini dan segera membangun kembali rumah mereka," ujarnya dalam pengarahan pers reguler tersebut.

Sebelumnya, MFA dalam siaran persnya pada Rabu (24/8) menyebutkan bantuan yang diberikan korban bencana banjir Pakistan berupa 50.000 potong selimut, 50.000 alas tidur tahan air, 25.000 unit tenda dan peralatan lain.

Palang Merah China juga segera memberikan bantuan dana darurat sebesar 300.000 dolar AS atau sekitar Rp4,4 miliar kepada Perhimpunan Bulan Sabit Merah Pakistan.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement