Jumat 21 Oct 2022 18:52 WIB

Dua Faktor Ini Bikin Jepang Diprediksi Bakal Diterpa Gelombang Delapan Covid-19

Jepang masih terus mengalami kenaikan jumlah kasus Covid-19.

Warga Jepang mendapatkan vaksinasi Covid-19. Kekebalan yang diperoleh melalui vaksinasi yang menurun seiring berjalannya waktu. Di samping itu, imunitas yang diperoleh secara alami dari infeksi juga rendah di Jepang. Dua kondisi itu menciptakan risiko terjadinya gelombang ke delapan Covid-19.
Foto:

Pada September lalu, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida sempat mengatakan bahwa negaranya akan melonggarkan aturan pengendalian Covid-19 di perbatasan mulai Oktober. Kebijakan itu dinilai sebagai langkah penting untuk membantu pemulihan sektor pariwisata Jepang dengan memanfaatkan penurunan nilai tukar yen yang mencapai titik terendah dalam 24 tahun.

Jepang telah menerapkan kendali perbatasan paling ketat di antara negara-negara maju lainnya dengan melarang masuk pengunjung sejak awal pandemi. Pada Juni, pemerintah Jepang mulai melonggarkan pembatasan itu secara bertahap.Bersubsidi

Pengumuman Kishida itu disampaikan dalam pidato di Bursa Efek New York. Itu adalah realisasi janji yang dia buat pada Mei. Saat itu, dia mengatakan bahwa Jepang akan membuat kendali perbatasannya sejalan dengan negara-negara Kelompok Tujuh (G7) lainnya.

"Kami adalah bangsa yang telah berkembang melalui arus bebas manusia, barang dan modal," kata Kishida.

"Covid-19, tentu saja, mengganggu semua keuntungan ini, tetapi mulai 11 Oktober, Jepang akan melonggarkan aturan pengendalian perbatasan agar setara dengan AS, juga melanjutkan (kebijakan) perjalanan bebas visa dan perjalanan individu," kata dia.

sumber : Antara, Jiji/OANA
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement