Rabu 01 Feb 2023 07:47 WIB

Tari Piring Hingga Wayang Bali Meriahkan Indonesia-Japan Friendship Day

Kegiatan itu digelar untuk menyambut peringatan 65 tahun hubungan bilateral Indonesia

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Esthi Maharani
Bendera Indonesia dan Jepang. KBRI Jepang telah menggelar Indonesia-Japan Friendship Day (IJFD) di Hamamatsu pada 27-29 Januari lalu. Kegiatan itu digelar untuk menyambut peringatan 65 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jepang.
Foto: pn-sabang.go.id
Bendera Indonesia dan Jepang. KBRI Jepang telah menggelar Indonesia-Japan Friendship Day (IJFD) di Hamamatsu pada 27-29 Januari lalu. Kegiatan itu digelar untuk menyambut peringatan 65 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jepang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – KBRI Jepang telah menggelar Indonesia-Japan Friendship Day (IJFD) di Hamamatsu pada 27-29 Januari lalu. Kegiatan itu digelar untuk menyambut peringatan 65 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jepang.

Dalam penyelenggaraan IJFD Hamamatsu, KBRI Jepang berkolaborasi dengan mitra kalangan bisnis dan kelompok masyarakat Jepang. Dalam IJFD, digelar festival budaya dengan menampilkan tari piring, tari lengser, serta permainan angklung dan tari bajidor kahot. Para peserta festival budaya adalah anggota Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Hamamatsu dan Shizouka serta Lembaga Persahabatan Indonesia-Hamamatsu.

Selain itu, digelar juga pementasan wayang Bali yang dibawakan Profesor Umeda Hideharu. Dia adalah seorang “friends of Indonesia” dari Shizouka University of Art and Culture (SUAC). Hideharu mengaku senang dapat ikut memeriahkan acara IJFD Hamamatsu.

“Saya mulai tertarik kesenian Indonesia saat baru menjadi mahasiswa dari dosen saya. Dari dosen saya itulah saya mulai mengenal gamelan. Saya mendapat info tentang acara ini dari KBRI Tokyo. Saya senang bisa terlibat di acara ini,” kata Profesor Umeda Hideharu dalam keterangan yang dirilis KBRI Tokyo dan dipublikasikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di situs resminya, Selasa (31/1/2023).  

 

Warga Jepang yang hadir dalam acara IJFD Hamamatsu juga tampak antusias menyaksikan beragam pagelaran budaya. Di lokasi acara terdapat pula lima gerai makanan khas Indonesia. “Tahun 2023 menjadi tahun yang penting bagi Indonesia dan Jepang berkenaan dengan 65 tahun hubungan bilateral kedua negara. Kota Hamamatsu ini spesial karena menjadi tempat penyelenggaraan IJFD pertama,” kata Wakil Duta Besar RI untuk Jepang John Tjahjanto Boestami.

Selain relasi bilateral, John mengungkapkan, 2023 juga menandai kepemimpinan Indonesia dan Jepang di kawasan. Indonesia menjadi ketua ASEAN, sedangkan Jepang ketua G7. “Pada 2023, kedua negara akan merayakan 50 tahun hubungan ASEAN dan Jepang. Singkatnya, 2023 menjadi tahun yang penuh dinamika yang diharapkan semakin memperkuat hubungan Indonesia-Jepang,” ujarnya.

John menyampaikan apresiasi kepada PPI Hamamatsu dan Lembaga Persahabatan Indonesia-Jepang atas partisipasi mereka dalam memeriahkan IJFD Hamamatsu. IJFD adalah kegiatan promosi terpadu perdagangan, pariwisata, dan investasi Indonesia serta layanan kekonsuleran dan keimigrasian. IJFD juga merupakan wadah untuk mempromosikan seni dan budaya Indonesia yang tersebar di 13 titik kota di Jepang. IJFD merupakan kelanjutan dari Indonesia Friendship Day (IFD) yang digelar sepanjang 2022 di 11 kota di Jepang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement