Kamis 15 Jun 2023 16:46 WIB

Jasad Tentara Rusia Berserakan di Desa Ukraina yang Berhasil Dibebaskan

Ukraina melancarkan operasi serangan balik untuk merebut kembali wilayah dari Rusia.

Rep: Lintar Satria/ Red: Nidia Zuraya
 Seorang pencari ranjau Ukraina menyiapkan peralatan sebelum penghancuran ranjau anti-tank dan bahan peledak lainnya .
Foto: EPA-EFE/SERGEY DOLZHENKO
Seorang pencari ranjau Ukraina menyiapkan peralatan sebelum penghancuran ranjau anti-tank dan bahan peledak lainnya .

REPUBLIKA.CO.ID, STOROZHEVE -- Jalanan menuju Desa Storozheve, Ukraina, yang baru saja dibebaskan dari pendudukan Rusia, dipenuhi jenazah pasukan Rusia dan kendaraan tempur yang terbakar. Pemandangan mengerikan ini menunjukkan keganasan pertempuran saat pasukan Ukraina merebut kembali desa itu dan beberapa desa lainnya.

Operasi pembebasan desa-desa di selatan dan timur Ukraina tersebut bagian dari operasi serangan balik Ukraina. Beberapa jenazah pasukan Rusia dibaringkan di jalanan berdebu di samping kendaraan mereka yang hangus terbakar. Sementara beberapa jenazah lainnya ditumpuk di semak-semak dan ladang di dekat mereka tewas.

Baca Juga

Di dalam desa sebuah bangunan-bangunan kecil satu lantai yang searah dengan jalan juga hancur oleh tembakan. Atapnya benar-benar hilang atau berlubang-lubang. Sebuah kereta bayi terbengkalai terbaik di sisi jalan. Desa itu hening, warganya sudah pergi atau menghindari jalanan.

"Tiga hari yang lalu kami membebaskan Desa Storozheve. Anda bisa melihat sendiri bagaimana itu dicapai, Anda bisa lihat barang-barang yang hancur, kemenangkan untuk Ukraina," kata seorang tentara Ukraina yang mengidentifikasi dirinya sebagai Artem, Rabu (16/6/2023).

Sebuah foto yang diunggah di media sosial pada Senin (11/6/2023) lalu menunjukkan seorang tentara memegang bendera kuning-biru Ukraina di depan sebuah rumah yang rusak di Storozheve. Desa itu diduduki Rusia pada Maret 2022, satu bulan setelah Rusia menggelar invasi skala penuh ke Ukraina.

Para tentara di desa itu mengatakan sekitar 50 tentara Rusia tewas dalam 'operasi pembersihan' itu dan empat tentara Rusia lainnya ditahan. Kantor berita Reuters tidak bisa memverifikasi jumlah korban jiwa Rusia, meski terlihat jenazah mereka di jalanan dan ladang setempat.

Storozheve salah satu klaster pemukiman dekat Sungai Mokry Yali. Ukraina mengatakan pasukannya juga sudah merebut pemukiman-pemukiman di dekat sungai itu sejak operasi serangan balik dimulai.

Di Desa Neskuchne terkonfirmasi pasukan Ukraina mulai meraih kemajuan sejak Kiev menggelar operasi serangan balik. 

 

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement