Senin 03 Jul 2023 16:26 WIB

Kuasai Baltik Sejak 1904, Swedia Bisa Jadi Kekuatan Perang Bawah Laut NATO

Swedia klaim punya kemampuan di kawasan untuk mengisi gap kemampuan NATO.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menghadiri konferensi pers yang meninjau KTT NATO yang luar biasa di markas Aliansi di Brussels, Belgia, 23 Maret 2022. KTT NATO akan diadakan di Markas NATO pada 24 Maret 2022.
Foto: EPA-EFE/STEPHANIE LECOCQ
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menghadiri konferensi pers yang meninjau KTT NATO yang luar biasa di markas Aliansi di Brussels, Belgia, 23 Maret 2022. KTT NATO akan diadakan di Markas NATO pada 24 Maret 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, KARLSKRONA – Swedia masih berjuang mendapatkan persetujuan seluruh anggota untuk resmi menjadi anggota NATO. Turki dan Hungaria masih keberatan Swedia masuk. AS dan NATO bahkan membujuk Turki agar segera meratifikasi proposal keanggotaan Swedia. 

Apa sebenarnya yang dimiliki Swedia dan bisa ditawarkan ke NATO. Saat negara ini bergabung kelak, mereka bisa membantu aliansi ini mengatasi kerentanan mereka di wilayah barat laut Eropa, yaitu Laut Baltik. 

Laut Baltik merupakan perairan irisan Rusia dengan akses ke sejumlah pelabuhan di delapan negara lainnya termasuk Jerman.  Dalam konteks ini, Swedia memiliki kekuatan strategis di perairan berupa kapal selam yang selama ini dikenal mumpuni. 

Pakar mengungkapkan, kapal selam Swedia paling canggih dari kapal selam konvensional yang pernah dibuat.’’Kapal Swedia dipersiapkan menghadapi lingkungan semacam ini dan akan menambah kemampuan kapal selam NATO di Baltik,’’ ujar petinggi NATO, Senin (3/7/2023). 

Baltik yang dangkal, biasa mendapatkan julukan "flooded meadow" para ahli kelautan, memiliki rata-rata kedalaman sekitar 60 meter. Ini membuat terlalu dangkal bagi kapal selam bertenaga nuklir memasukinya, misalnya milik Rusia atau AS. 

Swedia memiliki tiga kapal selam canggih kelas Gotland. Satu lagi model lama yang akan diberhentikan pengoperasiannya saat dua kapal selam rancangan baru A26 diserahkan pada 2027 dan 2028. Jadi pada akhir dekade ini, Swedia akan memiliki lima kapal selam canggih. 

Lalu, apa yang membuat Swedia begitu kuat? Pengalaman. Swedia telah mengoperasikan kapal selam di Baltik sejak 1904. Tak ada negara tetangga lainnya yang seaktif Swedia beroperasi di bawah air. Baltik selama ini dikenal sebagai perairan yang kompleks. 

Banyak sungai yang mengalirkan airnya ke sana, dengan demikian menyebabkan tingkat salinitas air yang beragam. Kondisi ini mengubah baik kemampuan mengapung kapal selam dan rambatan suara di bawah air. Perlu pengetahuan lokal agar navigasi berjalan lancer.

Kapal selam Swedia, mampu bertahan di bawah air selama berpekan-pekan. Biasanya saat menyelam di dalam air, kapal selam konvensional bergantung pada kekuatan baterai. Sebagian besar mesti muncul ke permukaan air setelah beberapa hari. 

Mereka bisa mengisi baterai.....

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement