Senin 14 Aug 2023 10:45 WIB

Dunia Hari Ini: PT Capella Swastika Karya Kehilangan Lisensi Miss Universe Indonesia

Red:
.
.

Anda sedang membaca Dunia Hari Ini edisi Senin, 14 Agustus 2023.

Kami sudah merangkum sejumlah kejadian dari berbagai negara dalam 24 jam terakhir agar Anda dengan mudah mengikuti perkembangan dunia.

Laporan utama kami hadirkan dari Indonesia.

Organisasi Miss Universe dunia angkat suara

Miss Universe Organisation di New York memutuskan hubungan dengan PT Capella Swastika Karya Indonesia menyusul pengaduan para kontestan yang menuduh adanya pelecehan seksual saat mengikuti sesi body checking.

Pihaknya juga membatalkan kontes yang akan digelar di Malaysia, karena lisensi di negara tersebut juga dipegang oleh PT Capella Swastika Karya.

"

"Mengingat apa yang kami saksikan terjadi pada Miss Universe Indonesia, menjadi jelas jika waralaba ini tidak memenuhi standar dan etika brand kami," kata Organisasi Miss Universe di media sosial X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

"

Hengki Haryadi, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes mengatakan pihaknya masih terus menyelidiki sesi body checking.

"Tempatnya juga sedikit terbuka, kemudian juga para korban ini merasa dipaksa melepas bajunya, kemudian difoto dan sebagainya. Bukan oleh ahli medis, melainkan orang-orang yang tidak berkapasitas," katanya.

Ratusan orang hilang akibat banjir di China

Korban tewas akibat tanah longsor di dekat kota Xian di barat laut China terus bertambah menjadi 21 orang, enam orang masih dinyatakan hilang.

Curah hujan yang tinggi pada musim panas menimbulkan banjir bandang di Desa Weiziping, yang terletak di provinsi Shaanxi, hingga menyebabkan tanah longsor, Jumat kemarin. 

Hingga saat ini, sebanyak 186 orang dilaporkan telah direlokasi dan kembali dimukimkan.

Menurut ahli, penyebab bencana alam ini antara lain adalah banjir bandang aliran lumpur-batu yang disebabkan oleh hujan deras dalam waktu yang singkat.

Ratusan ribu vape ilegal disita di Australia

Departemen Kesehatan Australia Barat menyita 300.000 vape dengan nilai AU$30 juta dari sebuah gudang di negara bagian dengan ibu kota Perth tersebut.

Menteri Kesehatan Australia Barat Amber-Jade Sanderson mengatakan penggrebekan tersebut dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan pada mereka.

Dari penggerebekan tersebut disita juga lebih dari 10 ton obat ilegal dan 'nangs', yang berisi dinitrogen monoksida dan seringkali disalahgunakan dengan cara dihirup.

Penggunaannya dapat menyebabkan kerusakan otak dan saraf dan bahkan kematian.

Penampakan hujan meteor

Hujan meteor Perseid  tahunan yang mencapai puncaknya akhir pekan ini menimbulkan jejak cahaya terang yang melintasi langit malam di seluruh dunia.

Pakar astronomi Profesor Richard de Grijs di Universitas Macquarie mengatakan hujan Perseid tidak mudah dilihat dari sebagian besar wilayah Australia.

Profesor de Grijs mengatakan "meteor yang terkait dengan Perseids bisa menabrak atmosfer Bumi kapan saja antara Juli dan pertengahan September".

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement