Rabu 23 Aug 2023 06:15 WIB

Fitur Canggih Jet Tempur F-35

Jet tempur F-35 adalah pesawat tempur yang paling mematikan dan terhubung di dunia.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani
Jet tempur F-35 adalah pesawat tempur yang paling mematikan dan terhubung di dunia.
Foto: EPA-EFE/GIUSEPPE LAMI
Jet tempur F-35 adalah pesawat tempur yang paling mematikan dan terhubung di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jet tempur F-35 adalah pesawat tempur yang paling mematikan dan terhubung di dunia. Jet tempur ini memberikan pilot keuntungan melawan musuh, memungkinkan mereka melaksanakan misinya, dan pulang dengan selamat.

 

Baca Juga

Pesawat tempur Joint Strike Fighters

(JSF) F-35 Lightning II adalah pesawat tempur multiperan supersonik siluman yang dikembangkan Lockheed Martin Aeronautics Company untuk Angkatan Udara, Angkatan Laut, dan Korps Marinir AS serta mitra program dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan sekutu AS.

 

Dilansir Popular Mechanics, F-35 dapat terbang dengan kecepatan hingga Mach 1,6 dan dapat membawa muatan internal empat senjata tanpa mengurangi kemampuan silumannya. F-35 memiliki kekuatan komputasi, sehingga dikenal sebagai “quarterbacks in the sky” atau “komputer yang kebetulan terbang.”

 

“Belum pernah ada pesawat yang memberikan kesadaran situasional sebanyak F-35. Dalam pertempuran, kesadaran situasional bernilai emas," kata Mayor Justin Lee, instruktur pilot F-35 Angkatan Udara.

 

Jet tempur F-35 dibuat untuk memenuhi kebutuhan berbagai pasukan tempur dengan satu pesawat berkemampuan tinggi. Joint Strike Fighter yang baru ini, diyakini oleh para pejabat Pentagon, akan memungkinkan jalur pasokan logistik, pemeliharaan, dan pelatihan yang efisien. Pesawat ini juga akan memanfaatkan teknologi siluman yang sama seperti yang ditemukan pada F-22.

 

Jet tempur F-35 dirancang untuk memprioritaskan pengamatan yang rendah. F-35 mungkin menjadi pesawat tempur siluman yang beroperasi saat ini. Jet tempur ini menggunakan mesin F135 tunggal yang menghasilkan daya dorong 40.000 pon dengan afterburner diaktifkan. Jet ini mampu mendorong pesawat tempur ramping hingga kecepatan setinggi Mach 1,6.

 

F-35 ini dapat membawa empat senjata secara internal ketika terbang di wilayah udara yang diperebutkan, atau dapat dilengkapi dengan enam senjata tambahan yang dipasang pada cantelan eksternal ketika terbang di lingkungan berisiko rendah.  F-35A juga dilengkapi dengan meriam putar 25mm 4-barel internal yang tersembunyi di balik pintu kecil untuk meminimalkan pantulan radar.

 

Muatan senjata standar dari ketiga varian F-35 mencakup dua rudal udara-ke-udara AIM-120C/D dan dua bom berpemandu GBU-32 JDAM seberat 1.000 pon, yang memungkinkan F-35 untuk menyerang target di udara dan darat.  Lockheed Martin telah mengembangkan gerbong senjata internal baru yang pada akhirnya akan memungkinkan F-35 membawa dua rudal tambahan secara internal.

 

Kokpit F-35 tidak lagi menggunakan alat pengukur dan layar yang ditemukan pada pesawat tempur generasi sebelumnya. F-35 yang baru menggunakan layar sentuh besar dan sistem tampilan yang dipasang di helm, sehingga memungkinkan pilot melihat informasi secara real-time.  Helm ini juga memungkinkan pilot melihat langsung ke dalam pesawat, berkat Distributed Aperture System (DAS) F-35 dan enam kamera inframerah yang dipasang secara strategis di sekitar pesawat.

 

“Jika Anda kembali ke tahun 2000 dan seseorang berkata, 'Saya bisa membuat pesawat terbang yang tersembunyi dan memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat vertikal serta bisa terbang supersonik,' sebagian besar orang di industri ini akan mengatakan hal itu tidak mungkin,” ujar Manajer Umum Lockheed untuk program dari tahun 2000 hingga 2013, Tom  Burbage kepada New York Times.  

“Teknologi untuk menyatukan semua itu ke dalam satu platform berada di luar jangkauan industri saat itu," ujar Burbage.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement