Senin 25 Sep 2023 14:51 WIB

Perseteruan Diplomatik Kanada-India Membuat Sikh di Punjab Khawatir

Kanada menuding India kemungkinan terlibat pembunuhan pemimpin Sikh.

Spanduk mengenang pemimpin Sikh, Hardeep Singh Nijjar, terpasang di kuil Guru Nanak Sikh Gurdwara Surrey, Kanada, 22 September 2023.
Foto:

Punjab telah terlampaui oleh negara bagian lainnya yang fokus pada manufaktur, jasa layanan, dan teknologi dalam dekade terakhir ini.’’Sekarang setiap keluarga ingin mengirimkan anaknya ke Kanada seiring usaha pertanian di sini tak menghasilkan banyak.’’

India pengirim mahasiswa internasional terbesar ke Kanada, tahun lalu jumlahnya melonjak 47 persen menjadi 320 ribu orang. ‘’Kami takut apakah Kanada memberi visa atau India akan menghalangi kami,’’ kata Gursimran Singh (19) yang ingin belajar di Kanada. 

Ia berada di kuil tersuci Sikh, Golden Temple, Amritsar, tempat banyak siswa berdoa dapat dan bersyukur memperoleh visa. ’’Pemerintahan Modi menciptakan suasana ketakutan khususnya bagi anak-anak muda,’’ kata Sandeep Singh (31) seorang warga. 

Hubungan Sikh di Punjab dan pemerintahan Modi yang didukung  Bharatiya Janata Party (BJP) menegang setelah petani Sikh berunjuk rasa selama setahun menentang deregulasi pertanian pada 2020 dan mengeblok New Delhi. Akhirnya, Modi memenuhi tuntutan mereka. 

‘’Jika kami (Sikh) melakukan unjuk rasa, para orang tua tak akan berlaku seperti anak-anak muda berpartisipasi dalam aksi tersebut sebab mereka takut anaknya bisa menemui nasib seperti Nijjar di Kanada,’’ kata Singh menegaskan. 

Sikh berjumlah dua persen dari total populasi India 1,4 miliar orang tetapi mereka kelompok mayoritas Punjab. Negara bagian ini berpenduduk 30 juta orang, agama yang mereka peluk lahir 500 tahun lalu. Di luar Punjab, jumlah terbesar komunitas Sikh hidup di Kanada.

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement