Kamis 05 Oct 2023 09:41 WIB

Ukraina Klaim Berhasil Raih Kemajuan di Wilayah Selatan

Zelenskyy bantah balasan tidak membuahkan hasil yang diharapkan

Rep: Lintar Satria/ Red: Esthi Maharani
Militer Ukraina mengatakan pasukan negara itu bergerak ke arah selatan dalam operasi serangan balik untuk merebut kembali daerah-daerah yang dikuasai Rusia
Foto: AP Photo/Bram Janssen
Militer Ukraina mengatakan pasukan negara itu bergerak ke arah selatan dalam operasi serangan balik untuk merebut kembali daerah-daerah yang dikuasai Rusia

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Militer Ukraina mengatakan pasukan negara itu bergerak ke arah selatan dalam operasi serangan balik untuk merebut kembali daerah-daerah yang dikuasai Rusia dalam invasi yang sudah berlangsung selama 19 bulan. Militer Ukraina juga mengatakan pasukannya melawan upaya Rusia membalikan kemajuan Kiev sejak serangan balik bulan Juni lalu.

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan kemajuan pasukannya di timur Ukraina. Laporan dari medan pertempuran belum dapat diverifikasi. Sekelompok pasukan Ukraina di selatan itu meraih kemajuan saat Kiev menekan pasukan Rusia ke arah Laut Azov yang memisahkan daerah pendudukan Moskow di selatan dan timur.

Baca Juga

"Kami mendapat sebagian keberhasilan di barat Robotyne," kata juru bicara gugus selatan pasukan Ukraina Oleksandr Shtupun di stasiun televisi nasional, Rabu (4/10/2023).

Ia mencatat pasukan Ukraina "terus maju dari posisi mereka."

"Di daerah tertentu, kami maju sekitar 100 sampai 600 meter," tambahnya.

Pergerakan ke arah selatan berjalan lebih lambat dibandingkan dengan kemajuan kilat tahun lalu di timur laut. Namun, pasukan Ukraina berhasil merebut sejumlah desa dan para pejabat mengatakan mereka sedang mempersiapkan diri di sekitar Robotyne dan desa-desa lain untuk meraih kemajuan lainnya.

Dalam laporan malamnya Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan pasukannya menangkis serangan Rusia di dekat Robotyne dan Verbove di dekatnya.

Presiden Volodymyr Zelenskyy menepis kritik serangan balasan tidak membuahkan hasil yang diharapkan dan menolak anggapan serangan itu terhambat karena salah strategi.

Dalam laporan tersebut Staf Umum juga mengatakan pasukan Rusia tidak berhasil dalam upaya untuk merebut kembali wilayah di dekat Andriivka, desa di bagian timur yang direbut kembali pasukan Ukraina bulan lalu.

Operasi serangan balik Ukraina di timur difokuskan untuk merebut kembali desa-desa yang diduduki Rusia agar mereka dapat merebut kembali kota Bakhmut yang direbut pasukan Rusia pada bulan Mei setelah berbulan-bulan pertempuran. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukan Moskow menyerang posisi Ukraina di dekat Andriivka dan sebuah desa di dekatnya.

Mereka juga mengatakan menjatuhkan 31 drone yang diluncurkan Kiev di tiga wilayah Rusia selatan pada Rabu malam. Namun tidak ada laporan adanya korban atau kerusakan.

Sebelumnya sumber keamanan Ukraina mengatakan  pasukan Kiev menggelar serangan drone ke wilayah Belgorod, Rusia barat, dan menghantam sebuah kompleks pertahanan udara S-400 dan radarnya.

sumber : Reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement