Rabu 11 Oct 2023 06:37 WIB

Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Rusia dan Peru gagal meraih kursi di Dewan HAM PBB.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nidia Zuraya
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat berpidato di Sidang Dewan HAM PBB, Jenewa, Swiss, beberapa waktu lalu.
Foto: Dok Kemenlu
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat berpidato di Sidang Dewan HAM PBB, Jenewa, Swiss, beberapa waktu lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Indonesia telah terpilih menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB untuk periode 2024-2026. Dalam proses pemungutan suara di Majelis Umum PBB, Indonesia memperoleh dukungan tertinggi, yakni sebanyak 186.

“186 suara!! Indonesia kembali dipercaya dunia internasional untuk menjadi anggota Dewan HAM PBB (10 Oktober 2023, New York),” tulis akun resmi Misi Permanen Republik Indonesia untuk PBB di Jenewa, Selasa (10/10/2023).

Baca Juga

Selain Indonesia, terdapat 14 negara lainnya yang terpilih menjadi anggota Dewan HAM PBB periode 2024-2026. Mereka adalah Albania, Brasil, Bulgaria, Burundi, Cina, Pantai Gading, Kuba, Republik Dominika, Prancis, Ghana, Jepang, Kuwait, Malawi, dan Belanda. Dua negara yang gagal memperoleh kursi adalah Peru dan Rusia.

Dari 14 negara tersebut, Cina, Pantai Gading, Kuba, Prancis, dan Malawi terpilih untuk masa jabatan kedua mereka. Ke-15 negara terpilih akan mulai melaksanakan tugasnya sebagai anggota pada 1 Januari 2024.

Dewan HAM PBB merupakan badan HAM utama PBB. Ia mempunyai tanggung jawab untuk menegakkan dan memajukan kebebasan mendasar secara global.

Dewan HAM PBB dibentuk pada 2006 dan terdiri dari 47 negara anggota. Para anggota dipilih melalui pemungutan suara rahasia oleh mayoritas anggota Majelis Umum PBB.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement