Senin 06 Nov 2023 22:20 WIB

Yordania Kirim Pasokan Medis ke Rumah Sakit Lapangan di Gaza

Militer Israel telah berkoordinasi dengan Yordania mengenai pengiriman pasokan medis

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani
Yordania mengirim pasokan medis darurat melalui udara ke rumah sakit lapangan di Jalur Gaza.
Foto: AP Photo/Abed Khaled
Yordania mengirim pasokan medis darurat melalui udara ke rumah sakit lapangan di Jalur Gaza.

REPUBLIKA.CO.ID,  AMMAN -- Yordania mengirim pasokan medis darurat melalui udara ke rumah sakit lapangan di Jalur Gaza. Raja Yordania, Abdullah II pada Senin (6/11/2023) mengatakan, angkatan udara Yordania telah mengirimkan bantuan medis mendesak ke rumah sakit lapangan yang dioperasikan oleh kerajaan di Gaza sejak 2009.

“Personel angkatan udara kami yang tak kenal takut mengirimkan bantuan medis darurat ke rumah sakit lapangan Yordania di Gaza pada tengah malam,” kata Raja Abdullah II di platform media sosial, X.

Baca Juga

“Ini adalah tugas kita untuk membantu saudara-saudari kita yang terluka dalam perang di Gaa. Kami akan selalu ada untuk saudara-saudara kami di Palestina," ujar sang raja.

Militer Israel telah berkoordinasi dengan Yordania mengenai pengiriman pasokan medis tersebut. “Peralatan itu akan digunakan oleh staf medis untuk pasien,” kata militer Israel.

Bulan lalu, Arab News mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa rumah sakit lapangan Yordania menghadapi ancaman nyata dan kemungkinan akan segera berhenti beroperasi karena kurangnya pasokan di tengah pengeboman Israel. Organisasi-organisasi kemanusiaan telah memperingatkan meningkatnya krisis kemanusiaan akibat kekurangan makanan, air, listrik dan bahan bakar yang disebabkan oleh blokade Israel dan pengeboman yang terus berlanjut di Gaza.

Pada Ahad (5/11/2023), pimpinan 18 badan PBB dan LSM mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam pengepungan di Gaza. Mereka menyerukan agar bantuan disalurkan dengan aman, cepat, dan dalam skala yang dibutuhkan.

Yordania mengutuk keras pengeboman Israel di Gaza, yang telah menyebabkan 9.922 warga Palestina meninggal, termasuk sekitar 4000 anak-anak. Pekan lalu, Yordania memulangkan duta besarnya untuk Israel. Yordania mengecam Israel tersebut menciptakan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement