Jumat 08 Dec 2023 13:13 WIB

Spanyol Usir Dua Staf Kedutaan AS

Dua staf kedutaan AS diusir atas tuduhan menyuap petugas intelijen Spanyol

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani
Spanyol telah mengusir dua staf di kedutaan Amerika Serikat atas tuduhan menyuap petugas intelijen Spanyol dengan imbalan informasi rahasia.
Spanyol telah mengusir dua staf di kedutaan Amerika Serikat atas tuduhan menyuap petugas intelijen Spanyol dengan imbalan informasi rahasia.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Spanyol telah mengusir dua staf di kedutaan Amerika Serikat atas tuduhan menyuap petugas intelijen Spanyol dengan imbalan informasi rahasia. Menteri Pertahanan Spanyol Margarita Robles pada Kamis (7/12/2023) mengatakan, Spanyol telah mengajukan pengaduan ke Amerika, tapi pengusiran tersebut tidak akan merusak hubungan diplomatik kedua negara.

“Spanyol dan Amerika Serikat adalah teman, sekutu, dan mitra. Ketika ada permasalahan yang mungkin berdampak pada kami, permasalahan tersebut akan didiskusikan dan ditangani, tapi hal tersebut sama sekali tidak memengaruhi hubungan yang kami jalin," ujar Robles, dilaporkan Aljazirah.

Baca Juga

Surat kabar El Pais melaporkan, dua pekerja kedutaan yang tidak disebutkan namanya dipindahkan secara diam-diam atas permintaan Madrid. Langkah ini menyusul penyelidikan yang menyimpulkan bahwa mereka telah memperoleh informasi dari agen intelijen Spanyol dengan imbalan besar.

Robles menegaskan, penyelidikan yudisial sedang menyelidiki perilaku tidak wajar di badan intelijen Spanyol, CNI. Isi materi yang dibagikan kepada kedua pekerja kedutaan tersebut tidak diketahui.

El Pais melaporkan, seorang kepala daerah CNI dan asistennya ditangkap dua bulan lalu, namun pengadilan memerintahkan agar kasus mereka tetap dirahasiakan. Surat kabar itu menambahkan bahwa Duta Besar AS, Julissa Reynoso membantah mengetahui atau terlibat ketika dipanggil oleh pihak berwenang Spanyol.

“Setidaknya dua agen AS yang ditempatkan di Kedutaan Besar AS di Madrid, yang terlibat langsung dalam perekrutan mata-mata CNI, diam-diam telah diusir dari Spanyol,” ujar laporan El Pais.

Upaya merekrut agen dari aparat intelijen suatu negara merupakan bentuk tipu muslihat yang lazim terjadi dalam hubungan antara kekuatan yang bermusuhan. El Pais menyebut insiden tersebut sebagai tindakan permusuhan terbuka yang tidak pantas dilakukan oleh sekutu.

Outlet Spanyol El Confidencial pertama kali melaporkan tentang penangkapan dua pekerja CNI pada Senin (4/12/2023). Penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan menolak berkomentar tentang penangkapan itu. Kedutaan Besar AS di Madrid dan Kementerian Luar Negeri Spanyol juga menolak berkomentar mengenai masalah ini. 

 

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement