Kamis 01 Feb 2024 20:51 WIB

Petugas Keamanan Mogok Kerja, Sejumlah Bandara Jerman Lumpuh

Mogok kerja tersebut melumpuhkan sektor transportasi Jerman beberapa pekan terakhir.

Rep: Lintar Satria/ Red: Ani Nursalikah
Pesawat Lufthansa di bandara internasional di Frankfurt am Main, Jerman, 2 September 2022.
Foto: EPA-EFE/RONALD WITTEK
Pesawat Lufthansa di bandara internasional di Frankfurt am Main, Jerman, 2 September 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, FRANKFURT -- Petugas keamanan di beberapa bandara terbesar di Jerman termasuk pusat global Frankfurt melakukan mogok kerja. Hal ini menghentikan penerbangan dan menambah beban bagi perekonomian terbesar di Eropa.

Mogok kerja selama 24 jam itu diserukan serikat buruh Verdi. Aksi terbaru dari serangkaian protes industri yang melumpuhkan sektor transportasi Jerman beberapa pekan terakhir.

Baca Juga

Asosiasi bandara Jerman, ADV mengatakan hampir 200 ribu penumpang akan terdampak dari pembatalan atau penundaan lebih dari 1.100 penerbangan. Beberapa bandara terbesar di Jerman termasuk Frankfurt, Berlin, Hamburg dan Stuttgart mengatakan tidak akan memberangkatkan penumpang.

"Di Jerman, hampir setiap hari kami melihat pengumuman mogok kerja yang merugikan pergerakan dan perekonomian, ini harus dihentikan," kata ketua umum ADV Ralph Beisel, Kamis (1/2/2024).

"Keamanan lalu lintas udara tidak datang dengan gratis," kata negosiator Verdi Wolfgang Pieper dalam pernyataannya.

Ia mengatakan serikat menuntut kenaikan gaji sebesar 2,80 euro atau 3,04 dolar AS per jam dan upah lembur yang lebih besar selama 12 bulan untuk 25.000 pekerja di sektor ini. Pekan lalu, masinis Jerman melakukan pemogokan terlama di industri kereta hingga saat ini menyusul protes nasional selama satu pekan yang dilakukan para petani yang memblokir jalan-jalan di negara itu.

Aksi industrial pada Jumat (2/2/2024) besok diperkirakan akan membuat transportasi umum berhenti di setiap negara bagian kecuali Bavaria.

sumber : Reuters
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement