Rabu 15 May 2024 06:11 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin akan Kunjungi Cina Pekan Ini

Hubungan Rusia-Cina menunjukkan dinamika pembangunan yang sehat dan stabil.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Gita Amanda
Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi memberikan pengarahan pers di gedung Media Center, Beijing, (ilustrasi)
Foto: Republiika/Kamran Dikarma
Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi memberikan pengarahan pers di gedung Media Center, Beijing, (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Jurnalis Republika Kamran Dikarma melaporkan dari Beijing, Cina

Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengunjungi Cina pada 16-17 Mei 2024. Itu bakal menjadi kunjungan kenegaraan pertama Putin ke Negeri Tirai Bambu sejak kembali terpilih dan dilantik sebagai presiden Rusia. 

Baca Juga

“Atas undangan Presiden Xi Jinping, Presiden Rusia Putin akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Cina pada tanggal 16 hingga 17 Mei, kunjungan kenegaraan pertama sejak masa jabatan barunya sebagai presiden dimulai,” ungkap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Wang Wenbin dalam pengarahan pers, Selasa (14/5/2024) lalu.

Dia menambahkan, dalam pertemuan nanti, Xi dan Putin akan bertukar pandangan mengenai hubungan bilateral, kerja sama di berbagai bidang, serta isu-isu internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama dalam rangka peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara. “Rincian tentang kunjungan tersebut akan dirilis tepat waktu,” ujar Wang. 

Kabar tentang rencana kunjungan Putin ke Cina sudah beredar sejak bulan Maret lalu. Hal itu kemudian dikonfirmasi Kremlin pada April lalu. Kala itu Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengungkapkan bahwa persiapan agenda kunjungan Putin ke Beijing telah memasuki “tahap akhir”.

Pada Maret tahun lalu, Xi Jinping melakukan kunjungan ke Rusia. Xi dan dan Putin menyepakati deklarasi bersama kemitraan “tanpa batas” antara kedua negara. Moskow dan Beijing bertekad memperkuat kerja sama strategis mereka di panggung internasional dalam bidang politik, energi, ekonomi, perdagangan, serta militer.

“Hubungan Rusia-Cina menunjukkan dinamika pembangunan yang sehat dan stabil. Kepercayaan politik antara negara kita sedang dibangun, kepentingan bersama berganda, dan rakyat kita semakin dekat,” kata Xi pada 21 Maret 2023 lalu. 

Menurut Xi, kerja sama perdagangan, ekonomi, investasi, energi, budaya, dan kemanusiaan dengan Rusia juga sedang berkembang. Sementara itu Putin mengungkapkan, deklarasi bersama yang ditandatanganinya dengan Xi mencerminkan sifat hubungan Rusia-Cina yang berada pada tingkat tertinggi sepanjang sejarah kedua negara. “(Rusia-Cina) berbagi ikatan yang kuat dalam hubungan bertetangga, saling mendukung dan membantu, serta persahabatan antara rakyat kita,” ucap Putin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement