Rabu , 15 November 2017, 11:29 WIB

Elton John Gemar Blusukan ke Australia Cari Bakat Baru

Red: Ani Nursalikah
ABC
Sir Elton John dengan musisi Australia, Tate Sheridan.
Sir Elton John dengan musisi Australia, Tate Sheridan.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Kapan pun ia berkunjung ke Australia, musisi Sir Elton John gemar ‘blusukan’ ke lorong-lorong toko musik favoritnya untuk mencari musisi lokal baru.

"Saya selalu tertarik mengenal musisi baru Australia. Hal yang sangat penting untuk mendapatkan hal baru," ujarnya.

Tim ABC berbicara dengan Sir Elton saat ia berada di Australia untuk mempromosikan ulang tahun ke-50 album terbaiknya, Diamonds. Ia mengatakan ia pernah mengunjungi toko Red Eye Records di Sydney dan berencana mengunjungi beberapa toko lagi.

"Ada seorang seniman di Australia bernama Tate Sheridan yang telah lama coba saya bantu dan musiknya adalah musik dari masa lalu, seperti saat saya memulai karier, tapi itu musik yang hebat," ujarnya.

"Dan tentu saja, acara radio saya yang saya lakukan bersama Apple membuat saya tetap berhubungan dengan artis baru.”

"Setelah saya melakukan semua wawancara hari ini, saya bertemu dengan Ruel, penyanyi berusia 14-15 tahunan dari Australia, dan Winston Surfshirt, yang album barunya segera rilis.”

"Angus dan Julia Stone adalah dua musisi yang (karyanya) saya mainkan. Ada banyak hal yang muncul dari Australia, ini sangat fantastis.”

"Dan melakukan itu dan membantu seniman muda adalah apa yang saya targetkan untuk perusahaan manajemen saya. Maksud saya, Ed Sheeran dulu bernyanyi di ruang tamu saat saya pertama mulai membantunya dan sekarang lihat saja dia."

Sir Elton mengatakan seniman yang lebih senior juga memberinya dorongan semangat yang sama saat memulai karir di industri ini.

"Ketika saya pertama kali memulai karir di Amerika dan album saya naik di tangga lagu, saya mendapat telegram dari George Harrison, The Band terbang untuk menemui saya di Philadelphia, Neil Diamond mengenalkan saya di atas panggung.”

“Leon Russel, yang dulu adalah idola saya, datang menemui saya dan itu memvalidasi anda, dan jika seseorang seperti itu mengatakan ‘selamat’, itu artinya anda berada di jalur yang benar dan itu sangat berarti bagi artis baru.”

Tak pernah bayangkan pernikahan sesama jenis

Sir Elton juga memiliki beberapa saran untuk Australia terkait pernikahan sesama jenis. "Kepada kaum homoseksual di luar sana yang menginginkannya, perjuangkanlah, saya berada di pihak Anda.”

"Dan bagi orang-orang yang tak menginginkannya, itu hak mereka juga. Kita hidup dalam demokrasi.”

"Dan saya tak mengatakan masyarakat seharusnya tidak memilih TIDAK, tapi saya bilang, katakan YA, karena saya tahu ini bekerja untuk saya dan ini akan berhasil untuk orang lain juga."

Sir Elton menikahi pasangan lamanya, David Furnish pada 2014 saat pernikahan sesama jenis disahkan di Inggris.

Ia mengatakan, ia merasa istimewa bisa menikah dan telah membuat hubungan mereka lebih hebat. "Saya tak pernah berpikir, sebagai pria homoseksual, hal itu akan terjadi pada saya," akunya.

"Hubungan sipil antara David dan saya benar-benar membuat perbedaan pada hubungan kami. Dan dengan pernikahan, itu membuatnya semakin besar.”

"Ini bukan hal yang kurang ajar. Dan saya pikir kebanyakan pasangan homoseksual yang telah lama menikah memilih menikah karena ini adalah hal yang sulit dipermasalahkan.”

"Mereka benar-benar menghargainya."

Bagaimana Elton dan Taupin mencetak hits

Selama 50 tahun, Sir Elton dan penulis liriknya -Bernie Taupin -telah menulis beberapa lagu pop yang paling bertahan lama. Mereka tak menulis di ruangan yang sama - atau bahkan negara yang sama. Tapi entah bagaimana hal itu bekerja dan mereka bahkan belum pernah berkelahi.

"Ini benar-benar tak masuk akal, kami belum pernah menulis di ruangan yang sama," utaranya.

"Saya merasa tak ada harapan untuk menulis lirik tapi saya suka menulis lirik dan saya tak tahu dari mana keajaiban itu datang.”

"Saya pikir itu adalah hadiah dari Tuhan, atau apapun yang Anda inginkan untuk menyebutnya, dan itu menggairahkan karena tidak pernah berubah sejak hari pertama kami menulis lagu.”

"Saya masih menulis lagu ketika ia tidak ada dan kemudian saya pergi dan memainkannya lagu itu di depannya. Jadi kegembiraannya masih sama dengan hari pertama, dan itu tetap segar dan tetap mengasyikkan.”

"Saya tidak perlu memeras otak saya sebagai penulis lirik untuk menulis lagu, saya dianugerahi begitu saja dan ia adalah seorang pencerita yang hebat."

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

 

Sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/sosok/musisi-elton-john-gemar-blusukan-ke-australia-cari-bakat-baru/9152288