Minggu, 9 Jumadil Akhir 1439 / 25 Februari 2018

Minggu, 9 Jumadil Akhir 1439 / 25 Februari 2018

AS Gempur Milisi Suriah dari Udara

Jumat 19 Mei 2017 08:14 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Ani Nursalikah

Hanggar pesawat di Pangkalan Udara Shayrat, Suriah yang terbakar dan rusak digempur rudal tomahawk AS pada 7 April 2017.

Hanggar pesawat di Pangkalan Udara Shayrat, Suriah yang terbakar dan rusak digempur rudal tomahawk AS pada 7 April 2017.

Foto: Syrian government TV, via AP

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON/BEIRUT -- Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara pada pasukan milisi Suriah yang mengancam pasukan dukungan AS, Kamis (18/5). Penyerangan terjadi di bagian selatan Suriah.

Pemerintah AS menyatakan serangan di dekat kota At-Tanf itu menghancurkan satu tank dan satu buldozer. Sejumlah pihak mengatakan adanya tembakan peringsran untuk mencegah lawan maju lebih jauh.

Salah seorang pemberontak Suriah yang didukung AS memberitahukan jika serangan itu mengenai sebuah konvoi. Konvoi yang dimaksud merupakan milisi dukungan Iran yang diduga sedang maju menuju markas yang digunakan AS dan pasukan dukungan AS.

Muzahim Al Saloum dari Maghawir Al Thawra memberitahukan, pesawat jet mulai menyerang setelah sejumlah pasukan pemberontak berseteru dengan pasukan Suriah dan Iran setelah melangkah sejauh 27 kilometer dari markasnya.

"Kami memberitahukan koalisi (AS dan pasukan pendukungnya) kami sedang diserang pasukan Suriah dan Iran. Koalisi pun datang dan menghancurkan konvoi itu (pasukan Irak)," kata Saloum, Kamis (18/5).

Namun hingga saat ini, Dinas Militer AS di Pentagon masih enggan memberikan komentarnya tentang serangan ini. Serangan pada pasukan pemerintah Suriah ini merupakan serangan pertama semenjak AS menyerang markas udara Suriah pada April lalu.

Sumber : Reuters
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Susi Menang Duel Renang Lawan Sandi

Ahad , 25 Februari 2018, 14:43 WIB