Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Jumat, 19 Safar 1441 / 18 Oktober 2019

Melania Trump Sempat Salah Sangka dengan Julie Bishop

Senin 11 Mar 2019 12:27 WIB

Red: Nur Aini

Mantan menteri luar negeri Australia Julie Bishop

Mantan menteri luar negeri Australia Julie Bishop

Foto: ABC News/Nick Haggarty
Melania Trump pernah mengira Julie Bishop adalah istri menteri luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Mantan menteri luar negeri Australia, Julie Bishop mengungkapkan ibu negara Amerika Serikat, Melania Trump pernah mengira pasangannya David Panton adalah menteri luar negeri Australia. Sementara, dirinya dianggap Melania hanya istri dari seorang menteri luar negeri.

Baca Juga

Julie Bishop, perempuan pertama yang menjabat sebagai menteri luar negeri Australia, menyampaikan pengakuan itu kepada audiens yang menghadiri acara makan siang di Festival Adelaide, Sabtu (9/3).

Ia mengatakan dirinya dan Marise Payne, yang pernah menjabat sebagai menteri pertahanan perempuan pertama Australia (saat ini menggantikan Julie Bishope sebagai menteri luar negeri Australia] sering membuat orang kaget sekaligus tidak percaya kalau mereka adalah dua perempuan yang bukan sembarangan di sejumlah KTT keamanan internasional ketika mereka hadir bersama pasangannya.

"Orang-orang sangat terkejut. Mereka tidak mengira Australia akan memiliki Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan perempuan... mereka mengira pemerintahan (Australia) menganut kebudayaan seluruhnya anggota kabinetnya laki-laki," katanya.

Tetapi pada 2017, ketika Presiden AS Donald Trump tampil perdana di Pekan Pemimpin dalam acara Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, anggapan semacam ini menjadi hal yang absurd.

"Semua raja dan ratu serta pemimpin monarki maupun kepala negara serta perdana menteri dan menteri luar negeri dari berbagai negara berada di New York selama satu minggu itu," kata Bishop.

"Presiden Trump menyampaikan pidatonya di Majelis Umum dan itu sangat kontroversial. Saya diperkenalkan kepadanya usai ia berpidato dan Presiden Trump sibuk menanyakan 'bagaimana pendapat anda tentang pidato saya, menurut anda bagaimana penampilan saya,' seperti itulah, 'bagaimana saya akan menindaklanjutinya' dan kemudian malam itu, David dan saya menghadiri acara jamuan minum yang diselenggarakan oleh Presiden dan ibu negara Amerika Serikat.

"Jadi dia (Presiden Trump) berkata, 'David! bagaimana menurut Anda penampilan saya? Apa pendapat kamu soal pidatoku?' dan seterusnya.

"Jadi, David merespons dan memanggilnya Donald, yang menurut saya luar biasa karena saya secara teratur menyebutnya dengan sapaan 'Tuan Presiden'.

"Melania, yang berdiri di dekatnya, mengira David adalah menteri luar negeri Australia dan dia berkata kepada saya, 'Julie, apakah Anda akan datang dalam acara jamuan makan siang bersama ibu negara besok?'

"Dan saya berkata 'Tidak, David [pasangan Julie Bishop] yang akan menghadiri jamuan makan siang ibu negara'. Sesaat Melania tampak keheranan dan berpikir, 'Mengapa menteri luar negeri Australia datang ke acara makan siang ibu negara'? '

"Jadi kebingungan ini berlangsung sebentar sampai Presiden menjelaskan bahwa saya adalah menteri luar negeri Australia."

'Ini tidak baik'

Julie Bishop langsung mendapat tepuk tangan meriah dari hadirin ketika dia mengakhiri pidatonya:

"David akhirnya menghadiri makan siang ibu negara itu," katanya, dan kami kemudian tertawa ketika dia [Melania] menambahkan tampaknya Presiden Trump telah mengamati dengan agak khawatir kalau David Panton adalah pria yang tampan."

Julie Bishop, mengaku selama menjalankan tugasnya sebagai menteri luar negeri, sering mendapati dirinya menjadi satu-satunya perempuan di dalam forum resmi; paling tidak di kabinetnya sendiri pada 2013, di bawah perdana menteri Tony Abbott.

Pada saat itu, Julie Bishop membela konstitusi kabinet.

Namun sebagaimana dia sampaikan dalam ceramahnya di jamuan makan siang Adelaide Festival kemarin bahwa apa yang ada di dalam benaknya sesungguhnya adalah:

"Ini tidak baik. Ini tidak sepenuhnya normal. Saya benar-benar tidak mengerti apa yang salah," kata Julie Bishop.

"Saya ingat sebuah percakapan dengan sangat jelas di mana kami sedang duduk-duduk membicarakan tentang penunjukan untuk mengisi kursi kabinet setelah kami memenangkan pemilu dan saya memiliki sejumlah nama yang ingin saya promosikan dan untuk beberapa alasan ketika keputusan akhir dibuat, saya adalah satu-satunya perempuan di kabinet dan itu mengganggu saya karena berbagai alasan. "

Julie Bishop mengatakan hal mendasar yang paling mengecewakannya adalah bahwa sebagai wakil partai Liberal dia otomatis berada di kabinet; Abbott pada dasarnya tidak menunjuk perempuan sama sekali.

Diminta untuk mengomentari pengumuman Tony Abbott minggu lalu bahwa dia telah berubah pikiran lagi dan sekarang mendukung Australia bergabung dalam Kesepakatan Paris, Julie Bishop mengatakan dengan santai mengutip kalimat terkenal dari sebuah adegan film Hollywood tentang Paris: "Tony will always have Paris (Tony akan selalu memiliki kenangan tak terlupakan tentang kota Paris."

Baca beritanya dalam bahasa Inggris di sini.

sumber : http://www.abc.net.au/indonesian/2019-03-10/melanis-trump-pernah-sangka-julie-bishop-isteri-menlu-australia/10887860
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA