Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Bocah Lelaki Ditemukan Selamat di Reruntuhan Gedung Sekolah

Jumat 15 Mar 2019 05:55 WIB

Rep: Melisa Riska Putri/ Red: Teguh Firmansyah

Petugas darurat mencari korban yang terjebak dalam bangunan ambruk di Lagos, Nigeria, Rabu (13/3). Lebih dari 100 anak sekolah dasar tertimbun bangunan.

Petugas darurat mencari korban yang terjebak dalam bangunan ambruk di Lagos, Nigeria, Rabu (13/3). Lebih dari 100 anak sekolah dasar tertimbun bangunan.

Foto: AP Photo/Sunday Alamba
Ademola Ayanbola sedang berada di lantai atas saat bangunan ambruk.

REPUBLIKA.CO.ID, LAGOS -- Seorang anak lelaki tetap tenang saat sejumlah orang berupaya menariknya dari puing-puing sebuah bangunan empat lantai yang runtuh di Lagos, Nigeria. Setelah berhasil keluar, bocah lelaki itu langsung digendong. Orang-orang yang melihatnya sontak bersorak.

Bocah itu adalah Ademola Ayanbola. Anak lelaki berusia sembilan tahun itu sedang berada di ruang kelas di lantai paling atas ketika bangunan ambruk, Rabu (14/3).

Ia muncul dengan wajah penuh debu putih dan puing-puing. Mereka juga mendapatkan luka benturan di bagian kepala."Matanya terbuka, jadi kami tahu dia masih hidup. Dia tidak berteriak atau menangis. Dia sangat tenang," kata fotografer Reuters Temilade Adelaja yang mengabadikan momen tersebut.

Baca Juga

Ia mengatakan, orang-orang berteriak 'ada anak' dan segera membawanya keluar dari reruntuhan.

Ayah anak tersebut, Francis Ayanbola mengaku sempat takut tidak akan pernah melihat putranya lagi saat mendengar kabar bangunan yang runtuh. Ia segera pergi ke lokasi reruntuhan. "Ketika saya sampai sana, semuanya rata. Saya hanya menangis, saya kira putra saya mati," katanya.

Ia pun mengunjungi dua rumah sakit dan melihat enam siswa meninggal. "Saya bahkan tidak bisa melihat wajah mereka karena sangat buruk," ujar dia. Siswa tersebut adalah empat laki-laki dan dua perempuan.

Ia pun bersyukur putranya masih hidup, tetapi sedih dan marah lantaran banyak orang tua kehilangan anak mereka dalam tragedi tersebut.

Bangunan runtuh sering terjadi di Nigeria. Peraturan di sana tidak diberlakukan dengan baik dan bahan bangunan sering di bawah standar. Setidaknya 9 orang dilaporkan tewas dalam insiden itu.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA