Monday, 15 Rajab 1444 / 06 February 2023

Saudi Undang Qardhawi, Sinyal Kerekatan dengan IM

Senin 05 Oct 2015 13:14 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Yusuf Qardawi

Yusuf Qardawi

Foto: guardian.co.uk

REPUBLIKA.CO.ID,  KAIRO -- Kehadiran ulama Mesir pro-Ikhwanul Muslimin Yusuf Qardhawi dalam sebuah acara yang diadakan Arab Saudi di Qatar memberikan makna tersendiri. Seperti dikutip Middleasteye, kehadiran Qaradhawi menunjukkan perubahan kebijakan Riyadh atas IM.

"Kita sangat optimistis sekarang," ujar anggota Ikhwanul Muslimin yang tinggal di Qatar kepada Reuters. "Kepemimpinan baru Saudi akan menjadi era baru bagi Timur Tengah, di mana kelompok Islam lebih dilihat sebagai partner."

Raja Saudi Salman dilantik pada Januari lalu. Sejumlah pengamat melihat, Salman lebih ingin menggandeng IM dibanding pendahulunya, Raja Abddullah.

Salman mencoba menyatukan kelompok Suni dari ancaman negara penganut Syiah, Iran. Ia merangkul Turki dan Qatar, negara yang selama ini mendukung IM. Adapun IM sebelumnya telah dicap sebagai kelompok radikal di Saudi. Tak sedikit aktivis IM yang ditangkap. 

"Observer melihat, kehadiran al-Qardhawi dalam hari nasional Saudi merupakan manisfetasi dari kebijakan Saudi di bawah era Salman," tulis Middle East Moniter.

Qardawi yang tinggal di pengasingan telah dihukum mati secara inabsentia oleh pengadilan Mesir. Ia hadir dalam acara itu di Doha, Qatar, Jumat pekan lalu. 

sumber : middleeasteye.net
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA