Senin 23 Jul 2012 10:31 WIB

Serangan Bom, Dua Tentara NATO Tewas di Afganistan

Tentara NATO di Afghanistan
Foto: ap
Tentara NATO di Afghanistan

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Jumlah anggota pasukan koalisi pimpinan NATO yang tewas di Afganistan kembali bertambah. Dua anggota NATO diberitakan tewas dalam satu serangan bom rakitan di Afganistan, pada Ahad.

"Dua anggota Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) tewas setelah serangan bom rakitan di Afghanistan selatan," kata ISAF pimpinan NATO dalam satu pernyataan. Namun, pernyataan itu tidak mengungkapkan kebangsaan para korban berdasarkan kebijakan ISAF.

Pasukan koalisi pimpinan NATO, terutama dari Amerika Serikat, Inggris dan Australia telah ditempatkan di wilayah selatan yang bergolak dalam kerangka ISAF untuk mengekang pemberontakan Taliban di sana.

Saat ini lebih dari 130.000 prajurit ISAF pimpinan NATO dengan mayoritas dari Amerika Serikat telah ditugaskan di Afganistan.

Kekerasan di Afganistan terus telah meningkat sejak Taliban melancarkan serangan musim semi tahunan pada 3 Mei lalu.

Sebelumnya AFP memberitakan lima prajurit NATO tewas dalam tiga serangan terpisah di Afghanistan pada akhir pekan. Dengan tewasnya kelima prajurit itu, jumlah korban tewas koalisi sepanjang tahun ini mencapai lebih dari 250, menurut situs berita icasualties.org.

Presiden Hamid Karzai dan negara-negara Barat pendukungnya telah sepakat bahwa semua pasukan tempur asing akan kembali ke negara mereka pada akhir 2014, namun Barat berjanji tetap memberi dukungan dalam bentuk dana dan pelatihan bagi pasukan keamanan Afghanistan.

sumber : Antara/Xinhua-OANA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement