Kamis 09 Jul 2015 19:56 WIB

Dua Warga Israel Dikabarkan Hilang di Gaza

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ilham
Warga Israel saat melihat ke Jalur Gaza
Foto: reuters
Warga Israel saat melihat ke Jalur Gaza

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Dua warga Israel hilang di Jalur Gaza sejak tahun lalu. Otoritas Israel mengatakan, salah satu diantara mereka ditahan oleh kelompok Hamas, Kamis (9/7).

Salah satu warga yang diduga ditahan diketahui bernama Avraham Mangisto. Ia dilaporkan sengaja menyeberang perbatasan ke Gaza pada 7 September tahun lalu, dua pekan setelah perang Israel-Gaza selesai.

Tidak jelas kenapa ia menyeberangi perbatasan dan masuk ke teritorial Palestina. Koordinator Aktivitas Pemerintah di Teritorial mengatakan, Mangisto ditahan diluar keinginanannya oleh Hamas.

Israel meminta ia segera dibebaskan dalam keadaan baik. "Ini adalah masalah kemanusiaan dan saya berharap mereka yang menahannya memperlakukan ia dengan baik dan mengembalikannya dalam keadaan sehat," kata Presiden Israel, Reuven Rivlin dalam pernyataan.

Sementara, Juru bicara Hamas, Salah Bardawil mengaku tidak mengetahui berita tersebut. "Kami tidak memiliki informasi tentang itu. Jika pun benar, kami tidak diperintahkan untuk membicarakannya," ujarnya.

Otoritas Israel mengatakan, informasi penahanan oleh Hamas diperoleh dari intel yang terpercaya. Mereka mengatakan, warga Israel lain yang ditahan adalah warga Arab Israel. Tidak ada informasi lebih lanjut.

Keluarga Mangisto kabarnya tidak diizinkan berbicara pada media terkait anaknya. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan telah mengunjungi mereka.  

Berita kehilangannya telah menyebar di komunitas imigran Etiopia Israel. Ayah Mangiston sempat mengatakan bahwa otoritas Israel tidak melakukan apa pun untuk keselamatan anaknya.

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement