Ahad 17 Jan 2016 07:57 WIB

Kekejaman ISIS Eksekusi Mati Warga di Suriah

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Nur Aini
Anggota ISIS ketika melakukan parade di Raqqa, Suriah.
Foto: AP Photo
Anggota ISIS ketika melakukan parade di Raqqa, Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID,DAMASKUS -- Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengeksekusi mati puluhan orang dalam serangan di daerah yang dikuasai pemerintah di kota Deir Ezzor, Suriah, Sabtu (16/1).

Sebuah sumber yang dekat dengan pihak pemerintah Suriah mengatakan, anggota ISIS menewaskan sedikitnya 250 orang, termasuk pejuang pro-pemerintah dan keluarga mereka ketika serangan terjadi di lingkungan Bengali dan Ayahs. ‘’Beberapa korban dipenggal kepalanya,’’ kata sumber itu.

The Syrian Observatory for Human Rights, yang memonitor kekerasan di negara itu melalui jaringan mengatakan, para militan menewaskan puluhan. ‘’Sebanyak 60 orang dikonfirmasi tewas. Rinciannya sulit untuk didapatkan sejauh ini tetapi jumlah kematian puluhan jiwa," kata kepala Observatorium Rami Abdulrahman kepada Reuters.

Observatorium itu sebelumnya mengatakan,setidaknya 35 tentara dan pejuang pro-pemerintah tewas dalam serangan. Sebuah sumber Suriah mengatakan kelompok   ini melakukan pembantaian di antara warga sipil.

Ia mengatakan tentara memukul mundur serangan dan membunuh sejumlah besar para penyerang. "Mereka mengirim enam pelaku bom bunuh diri pertama dan mereka mencoba untuk masuk ke posisi militer tetapi mereka gagal."

Observatory mengatakan,kelompok ini telah menyusup sisi barat laut kota dan melakukan beberapa serangan. ISIS mengendalikan sebagian besar provinsi timur sementara pemerintah memegang bagian kota termasuk bandara militer. Provinsi Deir Ezzor berhubungan dengan ibu kota de facto ISIS di Raqqa dengan wilayah yang dikuasai oleh kelompok di Irak.

Wilayah pemerintah di kota itu telah dikepung oleh ISIS selama lebih dari satu tahun dan lebih dari 200 ribu orang di sana hidup dalam kondisi memprihatinkan karena kurang makanan dan obat-obatan.

Sumber Suriah mengatakan bahwa kelompok tersebut telah berusaha untuk menyerang kota hampir setiap hari dan padas Sabtu (16/1) dilakukan beberapa serangan.

Pendukung ISIS pada media sosial mengatakan, kelompok itu juga telah menguasai gudang senjata tentara dan menyita tangki. Reuters belum bisa memverifikasi laporan-laporan ini. Observatorium juga mengatakan bahwa pesawat tempur diketahui melakukan delapan serangan udara di kota Raqqa menewaskan sedikitnya 16 jiwa dan melukai 30 orang lainnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement