Senin 01 May 2017 13:14 WIB

Jepang Kirim Kapal Perang ke Semenanjung Korea

Rep: Fira Nursya'bani/ Red: Teguh Firmansyah
Peta Semenanjung Korea yang terbagi jadi Korea Utara dan Korea Selatan
Foto: all-that-is-interesting.com
Peta Semenanjung Korea yang terbagi jadi Korea Utara dan Korea Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Jepang telah mengirim kapal perang terbesarnya, Izumo, ke Semenanjung Korea, Senin (1/5). Kapal pembawa helikopter itu akan mengawal armada tempur angkatan laut AS yang akan mengisi bahan bakar di wilayah tersebut.

Kantor berita Kyodo mengatakan, Izumo meninggalkan markasnya di pelabuhan Yokosuka di selatan Tokyo untuk bergabung dengan armada AS dan akan menemaninya ke Shikoku di barat Jepang.

Japan Times melaporkan, kapal perang Izumo yang berukuran 249 meter ini dapat membawa hingga sembilan helikopter dan menyerupai kapal amfibi AS.

Konstitusi Jepang pasca Perang Dunia II telah melarang untuk menggunakan kekuatan militer guna menyelesaikan konflik, kecuali sebagai pembelaan diri.

Izumo adalah kapal perang pertama yang dikerahkan Jepang di bawah undang-undang yang baru disahkan pada 2015, yang memungkinkan Jepang untuk memberikan bantuan militer terhadap sekutu.

Pemerintahan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, yang mendorong perubahan undang-undang tersebut, mendapat sejumlah kritik tajam. Undang-undang baru itu dinilai dapat membawa Jepang ke peperangan yang tidak perlu.

Pengiriman Izumo dilakukan di tengah ketegangan hubungan AS serta sekutunya dengan Korut.  Korut mengaku tak segan menyerang lawannya yang mengancam otoritas Pyongyang.

Sebuah kapal amfibi Prancis juga tiba di barat daya Jepang pada Sabtu (28/4) untuk mengikuti latihan yang melibatkan angkatan laut Jepang, AS, dan Inggris.

Baca juga,  Korut: Peluncuran Rudal untuk Targetkan Pangkalan Militer AS.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement