Kamis 30 Nov 2017 16:16 WIB

PM Inggris Kunjungi Saudi

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Dwi Murdaningsih
Perdana Menteri Inggris, Theresa May.
Foto: AP/Michel Euler
Perdana Menteri Inggris, Theresa May.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Perdana Menteri Inggris Theresa May melakukan kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi. Ia tiba di Pangkalan Udara Raja Salman diRiyadh pada Rabu (29/11) malam waktu setempat.

Setibanya di Pangkalan Udara Raja Salman, May disambut oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel bin Ahmed al-Jubeir, Gubernur Riyadh Pangeran Faisal bin Bandar bin Abdulaziz, dan beberapa pejabat Saudi lainnya. Setelah bersalaman, mereka bertolak ke istana Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Raja Salman pun menyambut kedatangan May di istananya di Riyadh. Kedua tokoh itu sempat mengadakan pembicaraan singkat. Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman turut hadir dalam pembicaraan tersebut.

Dilaporkan laman Al Arabiya, pada kesempatan itu, Raja Salman dan May meninjau kembali hubungan bilateral kedua negara dan saran untuk meningkatkannya. Keduanya pun membahas tentang perkembangan regional.

Dalam kunjungannya ke Saudi, May secara khusus akan mengutarakan kekhawatirannya terkait krisis Yaman kepada Raja Salman. Hal in itelah disampaikannya sebelum dia bertolak ke Saudi. "Kami sangat prihatin dengan situasi keamanan di Yaman. Inggris sekarang, saya kira, donor bilateral bantuan kemanusiaan terbesar ketiga di Yaman," kata May sebelum keberangkatannya ke Saudi.

Krisis kemanusiaan di Yaman memang menjadi perhatian dunia. Jutaan rakyat Yaman saat ini terancam kelaparan dan terserang wabah kolera.Tak ada bantuan kemanusiaan yang dapat didistribusikan ke sana karena pasukan koalisi pimpinan Saudi memblokade akses ke pelabuhan dan dan bandara.

Blokade ini kian diperketat oleh pasukan koalisi Saudisetelah awal November lalu milisi Houthi Yaman menembakkan sebuah rudal ke arahRiyadh. Namun rudal tersebut berhasil dihalau dan dijatuhkan sebelum mencapai targetnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement