Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Erdogan Sebut S-400 Rusia Segera Diterbangkan ke Turki

Senin 08 Jul 2019 21:33 WIB

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Nashih Nashrullah

Sistem rudal darat-ke-udara jarak menengah dan jarak jauh Rusia S-400 saat parade Hari Kemenangan perayaan 71 tahun kemenangan atas Nazi Jerman di Perang Dunia II di Red Square, Moskow, Rusia, 9 Mei 2016.

Sistem rudal darat-ke-udara jarak menengah dan jarak jauh Rusia S-400 saat parade Hari Kemenangan perayaan 71 tahun kemenangan atas Nazi Jerman di Perang Dunia II di Red Square, Moskow, Rusia, 9 Mei 2016.

Foto: REUTERS/Grigory Dukor
Turki tetap mendatangkan S-400 meski diprotes Amerika Serikat.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan rudal pertahanan udara S-400 Rusia saat ini tengah dipersiapkan untuk diterbangkan ke Turki, Senin (8/7) waktu setempat.

Baca Juga

Berbicara kepada wartawan sebelum berangkat ke Bosnia, Erdogan, mengatakan pihaknya masih enggan membeberkan lokasi penempatan sistem rudal tersebut. Dia hanya menegaskan S-400 sudah dalam persiapan untuk diterbangkan ke Turki. 

"Persiapan untuk perjalanan, pemuatan (dari S-400) terus berlanjut. S-400 akan tiba dengan pesawat. Semoga bermanfaat bagi negara kita, wilayah kita, dan terutama bagi dunia," ujar Erdogan.

Pengiriman sistem pertahanan S-400 Rusia ini akan membawa Turki lebih dekat ke sanksi Amerika Serikat (AS). Para pejabat AS telah memperingatkan, bahwa Turki akan menghadapi sanksi ekonomi hingga dikeluarkan dari program untuk memproduksi jet tempur F-35. 

Meski, Erdogan mengatakan, pada saat pertemuan di Osaka dengan Presiden AS Donald Trump, Trump tidak akan memberikan sanksi. 

Kendati demikiam, Turki bersikeras telah menolak untuk mundur dari kesepakatan membeli S-400 Rusia. 

Sementara, sebelumnya pada Sabtu lalu, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Peskov mengatakan, kedua pemimpin membahas pengiriman S-400 melalui percakapan telepon. "Mereka merujuknya, tentu saja. Ini adalah kesepakatan yang tengah berlangsung," kata Peskov.

Pada kesempatan sebelumya, Erdogan mengatakan, bahwa S-400 Rusia akan mulai tiba di Turki pada 10 Juli hingga 15 Juli 2019. 

 

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA