Wednesday, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 January 2020

Wednesday, 4 Jumadil Akhir 1441 / 29 January 2020

Mantan Menteri Meksiko Diduga Terima Suap Kartel Narkoba

Rabu 11 Dec 2019 08:24 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nidia Zuraya

Kartel Narkoba Meksiko, ilustrasi

Kartel Narkoba Meksiko, ilustrasi

Mantan menteri diduga mengizinkan kartel narkoba Sinaloa beroperasi di Meksiko

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Mantan Menteri Kemanan Meksiko, Genaro Garcia Luna ditangkap di Amerika Serikat (AS) karena diduga menerima suap dari kartel narkoba. Dia diduga telah mengizinkan kartel Sinaloa dari Guzman 'El Chapo' menjalankan operasi di Meksiko dengan imbalan jutaan dolar AS.

Jaksa mengatakan, Garcia Luna memberikan akses kepada kartel tersebut untuk pengiriman narkoba dan akses pemberian informasi. Anggota kartel memberikan uang sebesar 5 juta dolar AS yang dimasukkan ke dalam dua koper kepada Garcia Luna.

Garcia Luna menjabat sebagai kepala keamanan publik dalam administrasi Presiden Felipe Calderon antara 2006 dan 2012. BBC melaporkan, penangkapan Garcia Luna di Texas adalah perkembangan besar dalam politik Meksiko.

Garcia Luna adalah tokoh penting dalam pemerintahan Calderon dan merupakan wajah dari pasukan polisi federal di Meksiko. Diketahui, Calderon mengerahkan pasukan melawan kartel narkoba untuk pertama kalinya. Puluhan ribu orang meninggal dunia di Meksiko dalam operasi perang melawan narkoba tersebut.

Garcia Luna ditahan di Dallas, Texas pada Senin (9/12). Dalam dokumen pengadilan, dia dituduh melakukan konspirasi perdagangan kokain dan membuat pernyataan palsu.

"Garcia Luna dituduh menerima suap jutaan dolar dari kartel Sinaloa Guzman 'El Chapo' sementara dia mengendalikan Angkatan Kepolisian Federal Meksiko dan bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan publik di Meksiko," kata Jaksa AS Richard Donoghue.

Selama persidangan, mantan anggota kartel Jesus "Rey" Zambada menyatakan bahwa dia secara pribadi telah menyerahkan dua koper berisi jutaan dolar kepada Garcia Luna di sebuah restoran. Garcia Luna membantah suap tersebut dan menyebut bahwa tudingan itu bohong.

Jaksa penuntut AS menyatakan, Garcia Luna menggunakan posisinya untuk melindungi operasi perdagangan kartel Sinaloa dari 2001 hingga 2012. Jika terbukti bersalah, dia menghadapi hukuman antara 10 tahun penjara atau penjara seumur hidup.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA