Kamis 18 Feb 2021 16:47 WIB

Dokter di Florida Waspada Dampak Varian Covid-19 pada Anak

Banyak anak mungkin berakhir dengan sindrom multi-inflamasi yang bisa berbahaya

Rep: Puti Almas/ Red: Gita Amanda
Ilustrasi Covid-19. Para dokter di Florida, Amerika Serikat (AS) mengatakan akan terus melakukan pemantauan terkait penyebaran varian dari infeksi virus corona jenis baru, serta potensi dampaknya pada anak-anak.
Foto: Pixabay
Ilustrasi Covid-19. Para dokter di Florida, Amerika Serikat (AS) mengatakan akan terus melakukan pemantauan terkait penyebaran varian dari infeksi virus corona jenis baru, serta potensi dampaknya pada anak-anak.

REPUBLIKA.CO.ID, TAMPA -- Para dokter di Florida, Amerika Serikat (AS) mengatakan akan terus melakukan pemantauan terkait penyebaran varian dari infeksi virus corona jenis baru, serta potensi dampaknya pada anak-anak. Hal ini dinilai perlu dilakukan seiring meningkatnya kekhawatiran dari para ahli kesehatan atas penyebaran penyakit yang terus meningkat.

American Academy of Pediatrics pada pekan lalu melaporkan lebih dari tiga juta anak dinyatakan positif Covid-19 sejak awal pandemi di seluruh Amerika Serikat (AS). Joseph Perno, kepala petugas medis di Rumah Sakit Anak Johns Hopkins mengatakan sejauh ini telah melihat sedikit peningkatan dalam jumlah kasus pada anak-anak.

Baca Juga

“Sulit untuk diketahui apakah itu dari variannya, apakah hanya dari penyakit komunitas yang sedikit lebih tinggi dari sebelumnya di tahun ini,” ujar Perno, dilansir ABC Action News, Kamis (18/2).

Penyebaran varian Covid-19 di Florida berada di bawah pengawasan ketat. Menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), terdapat 416 kasus varian yang dikonfirmasi.

“Kami yakin untuk mengetahuinya, kami percaya bahwa varian menyebar sedikit lebih mudah dan jika menyebar lebih mudah pada orang dewasa, secara teori, penyebarannya akan lebih mudah pada anak-anak,” jelas Perno.

CDC mengatakan para ilmuwan sedang bekerja untuk mempelajari lebih lanjut tentang seberapa mudah varian menyebar dan apakah ini dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah. Sementara lebih sedikit anak yang menderita Covid-19 dibandingkan dengan orang dewasa, CDC mengingatkan orang-orang bahwa anak-anak dapat terinfeksi virus dan dapat jatuh sakit karena Covid-19.

“Ada kondisi besar yang dikhawatirkan oleh dokter anak, yaitu sindrom multi inflamasi,” kata Perno.

Perno mengatakan semakin banyak Covid-19 yang menyebar, baik itu varian asli atau baru, semakin besar kemungkinan anak-anak terpapar virus. Hal inilah yang membuat banyak anak mungkin berakhir dengan sindrom multi-inflamasi yang bisa sangat berbahaya untuk mereka.

Beruntung, hingga saat ini belum terjadi peningkatan kasus Covid-19 pada anak yang membutuhkan rawat inap maupun perawatan intensif di ICU. Perno berpesan kepada para orang tua adalah untuk menjaga pemakaian, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Saya tidak ingin melihat lebih banyak anak di UGD maupun ICU saya. Kami beruntung sampai saat ini. Kami berharap varian mengikuti pola yang sama, tetapi kami belum tahu karena belum cukup melihatnya saat ini,” jelas Perno.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement