Jumat 15 Oct 2021 19:14 WIB

PM Jepang akan Bicara dengan Presiden Korsel

Dalam beberapa tahun terakhir hubungan kedua negara mengalami gesekan.

Rep: Lintar Satria/ Red: Teguh Firmansyah
 Perdana Menteri terpilih Jepang Fumio Kishida.
Foto: AP/Eugene Hoshiko
Perdana Menteri terpilih Jepang Fumio Kishida.

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Surat kabar Jepang melaporkan Perdana Menteri Jepang yang baru Fumio Kishida berencana berbicara dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in. Belum ada detail lebih lanjut dalam laporan yang disampaikan Jumat (15/10).

Beberapa tahun terakhir hubungan dua perekonomian raksasa Asia mengalami gesekan. Bulan lalu pada lembaga think tank  Council on Foreign Relations di New York, Menteri Luar Negeri Korsel Chung Eui-yong mengatakan ia akan menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi.

Baca Juga

"Jepang negara tetangga dekat kami dan kami memiliki nilai-nilai yang sama dalam demokrasi, ekonomi pasar, hak asasi manusia dan lain-lain, maka kami ingin Jepang menjadi teman dekat, tapi sayangnya kami memiliki sejumlah berbedaan dalam memandang sejarah masa lalu," kata Chung saat itu.

Pangkal perselisihan antara Korsel dan Jepang mengenai pendudukan Jepang di Semananjung Korea dari 1910 hingga 1945 adalah Jugun ianfu. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan perempuan yang dipaksa memberi layanan seksual pada tentara Jepang di daerah jajahan.

Perselisihan semakin memanas dalam beberapa tahun terakhir. Hingga kedua negara saling menerapkan sanksi atau batas perdagangan ke lawan masing-masing. Serta mengancam mengakhiri kerjasama keamanan meski keduanya menghadapi tantangan bersama dari Korea Utara.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan selama enam bulan terakhir para diplomat AS, Korsel dan Jepang sudah menggelar serangkaian pertemuan untuk meningkatkan hubungan Seoul dan Tokyo.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement