Kamis 25 May 2023 12:16 WIB

Ceko Beli Ratusan Kendaraan Tempur Lapis Baja dari Swedia

Pembelian ini bagian dari modernisasi besar-besaran militer di tengah perang Ukraina.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nidia Zuraya
Militer Ceko (ilustrasi). Pemerintah Ceko menyetujui rencana Kementerian Pertahanan untuk mengakuisisi 246 kendaraan tempur lapis baja CV90 pada Rabu (24/5/2023).
Militer Ceko (ilustrasi). Pemerintah Ceko menyetujui rencana Kementerian Pertahanan untuk mengakuisisi 246 kendaraan tempur lapis baja CV90 pada Rabu (24/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, PRAHA -- Pemerintah Ceko menyetujui rencana Kementerian Pertahanan untuk mengakuisisi 246 kendaraan tempur lapis baja CV90 pada Rabu (24/5/2023). Pembelian ini sebagai bagian dari modernisasi besar-besaran militer di tengah perang Rusia melawan Ukraina.

Menteri Pertahanan Ceko Jana Cernochova mengatakan, kesepakatan untuk mendapatkan kendaraan tempur infanteri yang dibuat oleh BAE Systems Hagglunds AB Swedia bernilai 2,7 miliar dolar AS. Kementerian yang dipimpinnya itu menandatangani kesepakatan dengan pihak Swedia pada Rabu. Cernochova mengatakan, unit CV90 pertama harus dikirimkan pada 2026 dan semuanya akan diterima pada 2030.

Baca Juga

Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonson menyatakan keyakinan bahwa kendaraan tempur CV90 adalah pilihan yang tepat untuk Republik Ceko. Menurut situs web BAE Systems Hagglunds, saat ini ada 15 varian CV90 yang beroperasi di tujuh negara, yaitu Denmark, Estonia, Finlandia, Norwegia, Swedia, Swiss, dan Belanda.

Otoritas Ceko juga mengumumkan, bahwa mereka akan bernegosiasi dengan pemerintah Jerman mengenai kemungkinan kesepakatan untuk mengakuisisi tank Leopard 2A8 buatan Jerman. Militer Ceko telah menggunakan versi modern dari tank T-72 era Uni Soviet dan akan menerima 14 tank Leopard 2A4 dari Jerman sebagai kompensasi setelah memberi Ukraina lusinan tank T-72.

Ceko juga telah bernegosiasi dengan pihak Amerika Serikat untuk memperoleh 24 jet tempur F-35. Namun rencana ini belum ada kesepakatan yang disetujui. 

 

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement