Ahad 30 Jul 2023 16:58 WIB

Uni Eropa tak akan Pernah Akui Junta Niger

Junta telah mengambil alih kekuasaan dalam kudeta di Niger.

Presiden Niger Mohamed Bazoum dikudeta pada pekan ini.
Foto: Boureima Hama/Pool Photo via AP/File
Presiden Niger Mohamed Bazoum dikudeta pada pekan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Uni Eropa tidak akan mengakui pemerintahan yang mengambil alih kekuasaan dalam kudeta di Niger pekan ini, kata Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell. Borrell mengingatkan  bahwa Presiden terpilih Mohamed Bazoum tetap satu-satunya presiden Niger yang sah.

"Dia harus dibebaskan tanpa syarat dan tanpa ada penundaan," kata Borrell.

Baca Juga

Borrell memperingatkan bahwa pembekuan konstitusi dan pembubaran lembaga-lembaga demokrasi di Niger akan melemahkan negara itu dan rakyatnya.

"Uni Eropa menegaskan lagi seruan tegasnya bahwa tatanan konstitusional harus dipulihkan secara penuh, menyeluruh, dan tanpa ada penundaan," kata Borrell.

sumber : Antara, Anadolu
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement