Senin 21 Aug 2023 12:34 WIB

Polisi Selidiki Penembakan di Seattle yang Menewaskan Tiga Orang

Sebanyak lima senjata api ditemukan di tempat kejadian.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nidia Zuraya
Ilustrasi Penembakan. Sebanyak tiga orang meninggal dunia dan enam lainnya luka-luka setelah penembakan di lounge hookah di Seattle selatan, Amerika Serikat (AS), pada Ahad (20/8/2023).
Foto: Pixabay
Ilustrasi Penembakan. Sebanyak tiga orang meninggal dunia dan enam lainnya luka-luka setelah penembakan di lounge hookah di Seattle selatan, Amerika Serikat (AS), pada Ahad (20/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, SEATTLE -- Sebanyak tiga orang meninggal dunia dan enam lainnya luka-luka setelah penembakan di lounge hookah di Seattle selatan, Amerika Serikat (AS), pada Ahad (20/8/2023). Polisi tidak segera merilis informasi apa pun tentang kemungkinan tersangka atau terduga dalam penembakan dini di lingkungan Mount Baker.

Petugas menanggapi tempat kejadian sekitar pukul 04.30 waktu setempat pada Ahad. Menurut polisi, mereka segera bergerak usai menerima beberapa panggilan 911.

Baca Juga

Seorang pria berusia 22 tahun dan seorang pria berusia 33 tahun meninggal di tempat kejadian. Sedangkan seorang wanita berusia 30 tahun meninggal di Harborview Medical Center.

Polisi menyatakan, dari enam orang yang terluka, seorang pria berusia 23 tahun dalam kondisi kritis dan lima lainnya dalam kondisi satbil. Usia mereka berkisar antara 21 hingga 38 tahun.

Kepolisian setempat masih menyelidiki motif dibalik peristiwa penembakan itu. Sebanyak lima senjata api ditemukan di tempat kejadian.

Walikota Seattle Bruce Harrell mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa kepolisian Seattle dengan cepat melakukan pencatatan dan mengamankan kepemilikan senjata. Dia menyatakan, kepolisian berhasil mengamankan senjata sebanyak 869 hingga Juli 2023.

"Masih ada lebih banyak senjata ilegal di tangan yang salah yang dapat digunakan untuk menghasut tragedi lain seperti ini," ujar Harrell. 

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement