Jumat 17 Apr 2015 14:41 WIB

Ribuan Milisi Yaman Membelot dan Membela Presiden Hadi

Rep: c23/ Red: Ani Nursalikah
Presiden Yaman Abdrabuh Mansur Hadi
Presiden Yaman Abdrabuh Mansur Hadi

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA -- Kepala Brigade 135 di kota Hadramut mengatakan sekitar empat ribu tentara telah membelot dari mantan presiden Ali dan bergabung dengan pemerintahan  sah Yaman di bawah pemerintahan Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi.

Letnan Yahya Abu Oja, yang memimpin brigade di Hadhmarut, sekitar 794 kilometer dari ibukota Sanaa, berharap unit militer lain bergabung dengan pemerintahan Hadi.

“Saya akan setia pada Hadi dan mendukung Operasi Badai yang dipimpin Arab Saudi,” ujar Kepala Brigade 123 di timur provinsi Al-Mahrah, seperti dilaporkan Al Arabiya, Jumat (17/4).

Hal senada juga dinyatakan Letnan Thabit Qaseem Abdullah, yang memimpin kepala angkatan udara militer di Al-Mahra.

“Selamatkan masyarakat Yaman dan legitimasi konstitusional dari geng milisi dan penjahat,” kata Abdullah.

Bentrokan antara milisi Houthi dan militer pro-Hadi Brigade 35 terjadi lagi di Taiz, sebelah barat daya kota, dekat pelabuhan Mocha yang terkenal di Laut Merah. Sebuah sumber menjelaskan bentrokan terjadi di sisi barat kamp keamanan pasukan khsusus.

Puluhan militan Taiz di pinggiran kota datang dengan dukungan mereka untuk membela Brigade 135. Hal itu merupakan perlawanan rakyat terhadap militan Houthi dan bentuk dukungan mereka pada legitimasi Yaman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement