Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

53 Polisi Tewas di Afrika Selatan Tahun Ini

Selasa 04 Agu 2015 14:22 WIB

Red: Ani Nursalikah

Polisi Afrika Selatan

Polisi Afrika Selatan

Foto: Telegraph

REPUBLIKA.CO.ID, JOHANNESBURG -- Satu lagi perwira polisi tewas di Afrika Selatan sehingga jumlah personel polisi yang tewas jadi 53 sejak awal tahun ini, kata pihak berwenang pada Senin (3/8).

Sersan Johny Marshall (45 tahun) ditikam hingga tewas di pangkalan taksi di Provinsi Mpumalanga pada Ahad pagi (2/8). Brigadir Polisi Selvy Mohlala menambahkan belum ada satu orang pun yang ditangkap.

Dalam satu pekan belakangan, empat anggota Departemen Polisi Afrika Selatan (SAPS) juga tewas di tangan penjahat. Sementara itu, seorang anggota Departemen Kepolisian Metro Johannesburg dibunuh di satu kompleks pertokoan selama perampokan bersenjata.

Presiden Jacob Zuma pada Ahad dengan keras mengutuk pembunuhan personel polisi tersebut.

"Polisi adalah penyangga antara masyarakat dan penjahat, dan kita semua mesti bekerja sama mendukung polisi dalam tugas mereka. Kami juga mendesak petugas pelaksana hukum agar membela diri dari penjahat sesuai dengan hukum," kata Zuma.

Zuma mendesak masyarakat agar tampil untuk memberi keterangan yang akan menghasilkan penangkapan para penjahat. Pada Senin, Zuma mengunjungi keluarga Simon Mabatamela, anggota Departemen Kepolisian Metro Johannesburg yang dibunuh secara kejam saat ia melaksanakan tugas di satu kompleks pertokoan di Johannesburg selama perampokan bersenjata.

Perampokan dan pembunuhan itu terekam oleh kamera CCTV dan telah mengundang pengutukan dari seluruh negeri tersebut. Kunjungan Zuma bertujuan memberi dukungan, dan Presiden Afrika Selatan itu menyampaikan belasungkawa.

"Kita berada dalam situasi pelindung warga kita menjadi sasaran nomor satu oleh para penjahat," kata Zuma selama kunjungannya.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA