REPUBLIKA.CO.ID, ABUJA-- Bandara-bandara di seluruh dunia mulai melakukan screening pada para penumpangnya. Screening dilakukan pada penumpang yang datang dari wilayah dengan risiko penyakit ebola. Demikian sebagaimana dilansir dari laman airport-world.com.
Otoritas Penerbangan Sipil Nigeria (NCAA) dilaporkan telah menghentikan sementara Asky, salah satu maskapai penerbangan Afrika, untuk terbang ke Lagos.
“Screening dan monitoring telah dilakukan di seluruh bandara internasional,” kata juru bicara NCAA, Sam Adurogboye.
Pemeriksaan dilakukan dengan mengukur suhu tubuh penumpang menggunakan mesin yang digenggam tangan. Tes darah juga diwajibkan kepada setiap penumpang jika suhu tubuhnya menunjukkan tanda-tanda penyakit Ebola.
Ebola adalah demam yang disertai pendarahan. Penyakit ini diyakini pertama muncul dari pedalaman hutan di timur Papua Nugini pada Februari lalu. Gejala ebola dimulai dengan sakit kepala dan demam. Gejala akhir berupa pendarahan eksternal dan internal, muntah-muntah, dan diare.
Republik Sierra Leone menyatakan keadaan darurat pada Kamis (31/7) dan memanggil tentara untuk membantu mengarantina endemik ebola. Para pejabat di bandara Australia juga mengidentifikasi para penumpang yang diduga membawa virus Ebola.
Juru bicara pemerintah federal mengatakan pengamanan perbatasan makin diperketat guna mencegah masuknya ebola ke Australia. The Bangkok Post melaporkan bahwa otoritas transportasi, kesehatan, dan hubungan luar negeri mulai mensosialisasikan tindakan pencegahan. Sosialisasi itu dilakukan di bandara-bandara Thailand untuk mendeteksi masuknya virus ebola.
Direktur bandara Suvarnabhumi, Raweewan Netarakavesana, pada Kamis (31/7) menjelaskan bahwa para penumpang dan kru telah diperiksa secara ketat. Pemeriksaan ketat dilakukan kepada mereka yang datang dari negara yang berpotensi mengandung virus ebola terutama dari Afrika.
Orang-orang dari Afrika juga harus menunjukkan dokumen yang menerangkan bahwa mereka telah divaksin kuning. Mereka juga akan diawasi secara ketat selama keberadaannya di Thailand.