Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Kedubes AS di Ibu Kota Irak Dihantam Roket

Ahad 16 Feb 2020 12:19 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini

Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak. Kedubes AS di Baghdad, Irak diserang roket katyusha. Ilustrasi.

Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak. Kedubes AS di Baghdad, Irak diserang roket katyusha. Ilustrasi.

Foto: Ahmed Jalil/EPA
Serangan roket di Irak menarget kedutaan besar.

REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD -- Sejumlah roket menghantam kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di ibu kota Irak pada Ahad (16/2) pagi. Serangan tersebut mengirimkan sirine peringatan yang menggelegar di seluruh markas diplomatik tersebut.

Baca Juga

Seorang sumber di kedutaan AS mengatakan, belum diketahui dampak yang ditimbulkan akibat serangan roket tersebut. The Guardian melaporkan, ada beberapa ledakan kuat yang diikuti oleh pesawat yang berputar di dekat zona hijau. Zona hijau adalah kantong keamanan tertinggi AS di Baghdad.

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah salah satu faksi yang didukung Iran, Harakat al-Nujaba, mengumumkan akan mengusir pasukan Amerika dari negara itu dalam hitungan jam. Kelompok itu mengunggah foto yang diklaim adalah kendaraan militer AS.

"Kami lebih dekat dari yang Anda pikirkan," tulis kelompok itu di Twitternya.

Serangan roket tersebut adalah serangan ke-19 yang terjadi sejak Oktober. Serangan itu menargetkan kedutaan atau sekitar 5.200 tentara AS yang ditempatkan bersama pasukan lokal di seluruh Irak.

Pada akhir Desember, serangan roket ke markas K1 di Irak utara menewaskan seorang kontraktor AS dan menyebabkan serangkaian peristiwa dramatis. Washington menanggapi dengan serangan balasan terhadap faksi garis keras Hashing di Irak barat. Beberapa hari kemudian serangan pesawat tak berawak Amerika di Baghdad menewaskan kepala militer Iran, Qassem Suleimani dan wakilnya Abu Mahdi al-Muhandis. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA