Ahad 15 May 2022 16:20 WIB

Rusia Hancurkan Infrastruktur Militer Ukraina di Lviv

Beberapa rudal ditembakan ke Lviv dari Laut Hitam.

Rep: Lintar Satria/ Red: Dwi Murdaningsih
Pekerja darurat membersihkan puing-puing setelah serangan udara menghantam toko ban di kota barat Lviv, Ukraina, Senin 18 April 2022.
Foto: AP/Philip Crowther
Pekerja darurat membersihkan puing-puing setelah serangan udara menghantam toko ban di kota barat Lviv, Ukraina, Senin 18 April 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Gubernur Lviv Maxim Kozitsky mengatakan sebuah rudal menghantam infrastruktur militer di wilayah barat Ukraina itu. Hal ini ia sampaikan di aplikasi kirim pesan Telegram.

"Empat rudal musuh mengenai salah satu infrastruktur militer di wilayah Lviv, objek itu sepenuhnya hancur, berdasarkan informasi awal, tidak ada korban, tidak ada yang mencari bantuan medis,' katanya, Ahad (15/5).

Baca Juga

Laporan ini belum dapat diverifikasi secara independen. Selain itu juga belum ada respon langsung dari Moskow.

Di media sosial komando udara bagian "Barat" Angkatan Udara Ukraina mengatakan beberapa rudal ditembakan ke Lviv dari Laut Hitam. Dua rudal dihancurkan sebelum mengenai sasaran.

Sebelumnya dilaporkan intelijen militer Inggris mengatakan Rusia kehilangan momentumnya dalam serangan di Donbas. Wilayah bagian timur Ukraina yang mencakup Luhansk dan Donetsk yang menjadi medan perang dalam invasi Rusia ke Ukraina.

"(Rusia) telah kehilangan momentum dan tertinggal jauh dari jadwal yang sudah ditetapkan," kata intelijen militer Inggris.

 
Bantah klaim kapal rusak
Sementara itu, Moskow membantah klaim Ukraina berhasil merusak kapal Angkatan Laut Rusia di Laut Hitam. Rusia menunjukkan foto kapal logistik itu masih bertahan dan tidak mengalami kerusakan.

Pada Kamis (12/5/2022) militer di selatan Odesa mengatakan angkatan laut Ukraina menembak kapal  Vsevolod Bobrov milik Rusia. Tembakan itu mengakibatkan kebakaran.

Dalam unggahannya di internet Kementerian Pertahanan Rusia mempublikasikan foto-foto kapal itu yang dipotret pada Sabtu (14/5/2022) kemarin. Kapal itu sedang berada di Pelabuhan Sevastopol, Laut Hitam Krimea.

"Dari foto-foto kini sudah jelas kapal itu sama sekali tidak rusak," kata kementerian  Ahad (15/5/2022).

Bulan lalu kapal dengan rudal jelajah Moskva berbendera Rusia yang berlayar di Laut Hitam tenggelam setelah mengalami kebakaran. Ukraina mengatakan mereka menembak kapal itu dengan rudal dari pinggir pantai. Sementara Moskow mengaku kebakaran disebabkan ledakan amunisi.

 

sumber : reuters

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement