Rabu 25 Jan 2023 18:43 WIB

Akhirnya, Jerman Setuju Kirim Tank Leopard ke Ukraina

Pembahasan pengiriman tank produksi Jerman itu sempat gagal pekan lalu.

Rep: Lintar Satria/ Red: Nidia Zuraya
FILE - Sebuah tank Leopard 2 ditampilkan dalam acara demonstrasi yang diadakan untuk media oleh German Bundeswehr di Munster dekat Hannover, Jerman, Rabu, 28 September 2011. Jerman akhirnya memberi lampu hijau untuk mengirim tank tempur Leopard ke Ukraina dan mengizinkan sekutu melakukan hal serupa.
Foto: AP Photo/Michael Sohn, File
FILE - Sebuah tank Leopard 2 ditampilkan dalam acara demonstrasi yang diadakan untuk media oleh German Bundeswehr di Munster dekat Hannover, Jerman, Rabu, 28 September 2011. Jerman akhirnya memberi lampu hijau untuk mengirim tank tempur Leopard ke Ukraina dan mengizinkan sekutu melakukan hal serupa.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Jerman akhirnya memberi lampu hijau untuk mengirim tank tempur Leopard ke Ukraina dan mengizinkan sekutu melakukan hal serupa. Pembahasan pengiriman tank produksi Jerman itu sempat gagal pekan lalu.

"Keputusan ini mengikuti dukungan kami yang sudah banyak diketahui pada Ukraina dengan kemampuan terbaik kami, tindakan kami dikoordinasikan dengan komunitas  internasional," kata Kanselir Jerman Olaf Scholz dalam pernyataannya seperti dikutip Aljazirah, Rabu (25/1/2023).

Baca Juga

Dalam pernyataannya, Scholz mengatakan tujuannya untuk segera membangun dua batalion tank Leopard di Ukraina. Jerman akan mengirimkan 14 tank Leopard 2 dari persediaannya ke Ukraina.

Pelatihan pasukan Ukraina di Jerman akan segera dimulai. Jerman mengatakan akan segera mengirimkan logistik dan amunisi ke Ukraina.

Sebelumnya dilaporkan, sumber mengatakan Amerika Serikat (AS) juga akan segera mengumumkan pengiriman tank berat ke Ukraina. Perubahan sikap ini dinilai akan mengubah ulang bentuk perang dengan Rusia.

Beberapa jam sebelumnya Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menekan para sekutu untuk mengirimkan lima sampai 15 tank modern untuk pasukannya.

"Diskusi harus diakhiri dengan keputusan, keputusan nyata memperkuat pertahanan kami melawan teroris, sekutu memiliki sejumlah tank yang dibutuhkan," kata Zelenskyy dalam pidatonya, Selasa (24/1/2023).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement