Jumat 29 Sep 2023 12:45 WIB

Cina Luncurkan Jalur Kereta Cepat Lintas Laut Pertama di Dekat Selat Taiwan

Jalur cepat lintas laut ini jadi yang pertama dan akan lintasi tiga teluk pantai

Rep: Amri Amrullah/ Red: Esthi Maharani
Cina meluncurkan jalur kereta api berkecepatan tinggi pertamanya yang akan melintasi beberapa teluk dan dekat selat Taiwan
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Cina meluncurkan jalur kereta api berkecepatan tinggi pertamanya yang akan melintasi beberapa teluk dan dekat selat Taiwan

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Cina meluncurkan jalur kereta api berkecepatan tinggi pertamanya yang akan melintasi beberapa teluk dan menyusuri sepanjang pantai provinsi tenggara Fujian dekat Selat Taiwan, demikian dilaporkan media pemerintah pada Kamis (28/9/2023).

Sebuah kereta peluru berangkat dari Fuzhou, ibu kota Provinsi Fujian di Cina timur pada Kamis pagi, sebagai pembukaan jalur kereta api Fuzhou-Xiamen-Zhangzhou sepanjang 277 km (172 mil), sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Baca Juga

Ini adalah jalur cepat lintas laut pertama di Cina dengan kereta peluru yang akan melintasi jembatan di tiga teluk pantai dan mencapai kecepatan tertinggi 350 km per jam (218 mph), kata media pemerintah, mengutip China State Railway Group Co Ltd, operator kereta api negara tersebut.

Waktu tempuh antara Fuzhou dan Xiamen, sebuah pusat ekonomi dan tujuan wisata populer akan memakan waktu kurang dari satu jam. China Railway Siyuan Survey and Design Group Co Ltd merancang proyek kereta api tersebut.

Pada 2022, Cina memiliki 42.000 km jalur kereta api berkecepatan tinggi yang beroperasi dan panjang jalur kereta api berkecepatan tinggi yang beroperasi secara teratur dengan kecepatan 350 km per jam mendekati 3.200 km pada Juni 2022.

Baru-baru ini, Cina mengumumkan perincian rencananya untuk mengubah Fujian menjadi zona pembangunan terpadu dengan Taiwan, yang terletak di seberang provinsi tersebut. Cina berharap hubungan ini akan meningkatkan peluang investasi dan mempermudah perjalanan.

Seorang pejabat pemerintah Cina mengatakan bahwa jaringan transportasi multidimensi terintegrasi telah dibangun di Fujian yang "secara teknis akan memungkinkan untuk membangun jalur transportasi berkecepatan tinggi yang menghubungkan provinsi ini dengan Taiwan," menurut media pemerintah.

Secara terpisah, awal pekan ini Cina meluncurkan jalur monorel gantung komersial pertamanya di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei. Monorel sepanjang 10,5 km (6,5 mil) ini sepenuhnya otomatis dan hanya membutuhkan pengoperasian oleh manusia dalam keadaan darurat, demikian dilaporkan China Daily.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement